Robotik Masuk SD, Sleman Ubah Arah Pendidikan
Stand pendidikan menampilkan karya dan aktivitas siswa sekolah di Sleman--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
SLEMAN, diswayjogja.id - Muhammadiyah Sleman Expo #1 bukan sekadar ajang pameran kegiatan sekolah.
Di balik deretan stan dan atraksi siswa, tersimpan potret arah kebijakan pendidikan Sleman yang kian menekankan penguatan keterampilan, pendampingan talenta, dan adaptasi terhadap kebutuhan masa depan.
Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Mustadi, menyebut expo ini sebagai ruang terbuka bagi masyarakat untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi di ruang-ruang kelas sekolah di Sleman.
Menurutnya, pendidikan tidak lagi bisa dinilai hanya dari angka kelulusan atau capaian akademik semata.
“Pertama, dari Dinas Pendidikan kami mengapresiasi. Muhammadiyah Sleman Expo #1 ini sangat bermanfaat, khususnya bagi dunia pendidikan,” katanya.
Di Muhammadiyah Sleman Expo #1, publik dapat melihat langsung berbagai program yang dijalankan sekolah, mulai dari pendidikan dasar hingga menengah.
BACA JUGA : PSS Sleman Evaluasi Menit Awal Jelang Laga Kontra PSIS Semarang
BACA JUGA : Natal 2025 Jadi Alarm Ketahanan Keluarga Sleman
Tidak hanya karya akademik, tetapi juga proses pembinaan siswa yang mencakup pengembangan minat, bakat, dan keterampilan non-akademik.
“Di sini ditampilkan apa saja yang ada di sekolah-sekolah di Sleman. Masyarakat bisa melihat bagaimana anak-anak diberikan bimbingan dan pendampingan, termasuk pengembangan keterampilan dan talenta,” ujarnya.
Salah satu sorotan utama dalam expo tersebut adalah diperkenalkannya kegiatan ekstrakurikuler berbasis teknologi, seperti robotik, yang sudah diterapkan sejak jenjang sekolah dasar.
Hal ini menandai pergeseran pendekatan pendidikan yang tidak lagi menunggu jenjang menengah untuk mengenalkan literasi teknologi.
Menurutnya, pengenalan robotik sejak SD bukan bertujuan mencetak ahli teknologi instan, melainkan menanamkan pola pikir logis, kreatif, dan problem solving sejak dini.
“Ini menunjukkan bahwa sejak jenjang SD pun anak-anak sudah mulai diperkenalkan dengan keterampilan tersebut,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: