Awan Panas Guguran Merapi Meluncur 1 Kilometer Sore Ini di Tengah Hujan Lebat
Aktivitas Gunung Merapi kembali meningkat dengan terjadinya awan panas guguran sejauh 1 kilometer pada Kamis (8/1/2026) sore, BPPTKG melaporkan awan panas guguran terjadi di tengah hujan lebat yang mengguyur lereng dan puncak Merapi.--dok. BPPTKG
BPPTKG menyebut awan panas guguran teramati meluncur ke arah alur yang tidak teramati secara visual, dengan jarak luncur maksimum sekitar 1.000 meter. Hingga saat ini, status aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level III atau Siaga.
BPPTKG kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apa pun di daerah potensi bahaya. Potensi bahaya meliputi guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya, termasuk Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga 7 kilometer.
BACA JUGA : Awan Panas Guguran Merapi Luncur 2 Km ke Kali Krasak, Warga Diminta Waspada
BACA JUGA : Selama Sepekan, BPPTKG Catat 6 Awan Panas Guguran di Merapi
Pada sektor tenggara, potensi bahaya meliputi Sungai Woro sejauh 3 kilometer dan Sungai Gendol hingga 5 kilometer.
"Masyarakat juga diminta mewaspadai bahaya lahar dan awan panas guguran, terutama saat terjadi hujan di sekitar Gunung Merapi, serta mengantisipasi potensi gangguan akibat abu vulkanik. BPPTKG menegaskan, jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, status Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: