Aktivitas Gunung Merapi Pekan Ini, BPPTKG: 807 Gempa Guguran Terekam
Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran sejauh 1.500 meter ke arah Kali Krasak pada Selasa (24/2/2026), BPPTKG mencatat 30 guguran dan 13 gempa hybrid, dengan status masih Level III Siaga.--dok. BPPTKG
YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih terpantau cukup tinggi dalam periode pekken ini, yakni 20–26 Februari 2026. Status aktivitas saat ini tetap berada pada level “SIAGA”.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi, Agus Budi Santoso, menyampaikan hasil pemantauan visual dan instrumental menunjukkan aktivitas erupsi masih berupa erupsi efusif.
“Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental disimpulkan bahwa aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat ‘SIAGA’,” ujar Agus dalam keterangan tertulis, Jumat (27/2/2026).
Potensi Bahaya Hingga Radius 7 Kilometer
BPPTKG mencatat potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan–barat daya meliputi Sungai Boyong maksimal 5 km, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga 7 km.
Pada sektor tenggara, potensi bahaya meliputi Sungai Woro sejauh 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
BACA JUGA : Awan Panas Guguran Merapi Meluncur 1.500 Meter ke Kali Krasak, 9 Kali Guguran Lava Teramati
BACA JUGA : Awan Panas Guguran Merapi Meluncur 1 Km ke Kali Krasak, BPPTKG: Suplai Magma Masih Berlangsung
“Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak,” jelasnya.
Data pemantauan juga menunjukkan suplai magma masih berlangsung, sehingga berpotensi memicu awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
4 Kali Awan Panas, 807 Gempa Guguran
Secara visual, selama periode pengamatan, Gunung Merapi mengeluarkan asap putih dengan tinggi 10–25 meter. Dalam sepekan tercatat 4 kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimum 1.500 meter ke arah hulu Kali Krasak.
Guguran lava juga teramati masing-masing 1 kali ke arah Kali Boyong sejauh 1.500 meter, 69 kali ke Kali Krasak (maksimal 2.000 meter), 21 kali ke Kali Bebeng (1.700 meter), dan 67 kali ke Kali Sat/Putih (2.000 meter).
Dari sisi kegempaan, tercatat 4 gempa Awan Panas Guguran (APG), 487 gempa Fase Banyak (MP), 807 gempa Guguran (RF), serta 13 gempa Tektonik (TT). Meski demikian, intensitas kegempaan minggu ini disebut lebih rendah dibanding pekan sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: