5 Ton Pupuk untuk Lahan Pasir, Strategi Bantul Ubah Pasir Jadi Lumbung Pangan
Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, menyerahkan bantuan pupuk NPK sebanyak 5 ton kepada kelompok tani pengelola lahan pasir di pesisir selatan.--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
BANTUL, diswayjogja.id - Pemerintah Kabupaten Bantul menyalurkan bantuan 5 ton pupuk NPK kepada lima kelompok tani yang mengelola lahan pasir di kawasan pesisir selatan.
Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, bersama Kepala Dinas Pertanian Bantul, Joko Waluyo, di Ngepet, Srigading, Sanden, Senin (15/9/2025).
Ia mengatakan, distribusi pupuk ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan nonkonvensional, khususnya lahan pasir di sekitar Pantai Selangor.
“Pagi ini, kami memberikan bantuan kepada kelompok petani yang mengelola lahan pasir dari Kapanewon Pleret, Kapanewon Sanden, dan Kapanewon Kretek,” katanya.
BACA JUGA : Dirgantara Fun Run: 339 Pelari Padati Stadion Dwi Windu, Bupati Apresiasi Semangat Muda Bantul
BACA JUGA : Lahan Pasir Kini Produktif, Dinas Pertanian Bantul Salurkan Bantuan 5 Ton Pupuk untuk 5 Kelompok Tani
Menurutnya, jumlah bantuan pupuk kali ini memang masih terbatas.
“Karena keterbatasan, kami baru bisa memberikan bantuan sebanyak 5 ton untuk NPK. Namun, kami berharap bantuan ini bisa membantu petani di lahan pasir sekitar Pantai Selangor agar lebih produktif,” ujarnya.
Ia menambahkan, perhatian pemerintah daerah sengaja diarahkan ke petani pengolah lahan pasir. Selama ini, potensi pesisir selatan Bantul belum termanfaatkan secara optimal sebagai lahan pertanian produktif.
“Memang perhatian kami tertuju pada petani pengolah lahan pasir, karena selama ini masyarakat belum dapat memaksimalkan potensi lahan tersebut,” jelasnya.
Melalui distribusi pupuk, Pemkab Bantul berharap dapat memberikan stimulus sekaligus motivasi agar para petani semakin bersemangat mengembangkan lahan pasir.
“Bantuan ini menjadi bentuk dorongan dari pemerintah daerah agar para petani semakin tertarik untuk mengelola lahan pasir yang ada di pesisir,” ucapnya.
Langkah ini juga diyakini mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
BACA JUGA : Dua Rumah Terbakar di Bantul, Kerugian Capai Rp100 Juta
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: