Pemkab Sleman Pertimbangkan Bantuan APBD akibat Penurunan Dana Desa

Jumat 06-03-2026,05:42 WIB
Reporter : Kristiani Tandi Rani
Editor : Syamsul Falaq

BACA JUGA : Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Sleman, Puluhan Pohon Tumbang dan Genteng Berterbangan

“Terkait kabar ada desa yang tidak mampu membayar staf, sebenarnya masih mampu. Hanya saja tidak semua tunjangan bisa dibayarkan secara penuh karena komponen penghasilan pamong kalurahan itu terdiri dari banyak unsur,” jelasnya.

Ia mengatakan pemangkasan dana desa memang menjadi persoalan bersama yang perlu disikapi secara hati-hati oleh pemerintah desa maupun pemerintah daerah.

Menurutnya, beberapa desa mulai menyampaikan keberatan karena sebelumnya berbagai tunjangan telah diberikan secara maksimal kepada perangkat desa.

“Pemangkasan dana desa ini memang menjadi persoalan bersama. Ada beberapa desa yang merasa keberatan karena sebelumnya berbagai tunjangan sudah diberikan secara maksimal,” ucapnya. 

Ia menjelaskan, ketika dana desa mengalami pengurangan, secara otomatis kemampuan anggaran desa juga ikut menurun. 

Hal ini berpotensi memengaruhi berbagai program maupun kebijakan yang sebelumnya telah dirancang oleh pemerintah kalurahan.

BACA JUGA : Pemkab Sleman Perkuat Ketahanan Pangan melalui Peningkatan Produktivitas Pertanian dan Perikanan

BACA JUGA : Anak 5 Tahun Tewas Tertemper Kereta Bandara di Gamping Sleman

“Ketika dana desa berkurang, otomatis kemampuan anggaran juga ikut berkurang. Namun sebenarnya masih bisa dicari solusi agar pelayanan di desa tetap berjalan,” tuturnya.

Salah satu solusi yang dapat dipertimbangkan, lanjutnya, adalah mengalihkan sumber pembiayaan tunjangan dari Pendapatan Asli Desa (PADes) bagi kalurahan yang memiliki potensi pendapatan cukup tinggi.

“Misalnya tunjangan dapat dialihkan dari Pendapatan Asli Desa bagi desa yang memiliki PADes tinggi. Alternatif lain tentu juga perlu dipertimbangkan, karena pengurangan tunjangan ini sangat sensitif,” imbuhnya.

Selain itu, pemerintah desa juga didorong untuk semakin mengoptimalkan potensi ekonomi lokal agar mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa. 

Menurutnya, banyak desa di Sleman sebenarnya memiliki potensi yang dapat dikembangkan untuk menambah pemasukan.

Ia menilai penguatan PADes menjadi langkah strategis agar desa tidak sepenuhnya bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat.

BACA JUGA : Tujuh Kasus Temperan Awal 2026, Daop 6 Yogyakarta Minta Masyarakat Tidak Ngabuburit di Jalur KA

Kategori :