Namun demikian, terdapat sejumlah parameter kendaraan yang dapat melintas. Hal ini karena jarak dari jalan arteri Jogja–Solo menuju Gerbang Tol Purwomartani hanya sekitar 586 meter sehingga berpotensi menimbulkan antrean hingga ke jalan utama.
BACA JUGA : Antisipasi Lonjakan Penumpang, KAI Daop 6 Yogyakarta Tambah Perjalanan KA Jarak Jauh Saat Lebaran
BACA JUGA : Motis Lebaran 2026 Resmi Dibuka, KAI Daop 6 Layani Relasi Lempuyangan–Kampung Bandan
“Untuk mengantisipasi kepadatan, kepolisian telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas di Jalan Jogja–Solo,” tuturnya.
Rekayasa tersebut meliputi buka tutup ramp on Purwomartani, pengalihan arus, penarikan arus kendaraan, hingga pengaturan lampu lalu lintas di Simpang Tiga Raden Ronggo dan Simpang Lima Kalasan atau Proliman.
Selain itu, sejumlah putaran balik di Jalan Jogja–Solo juga akan ditutup sementara untuk memperlancar arus kendaraan selama periode mudik.
“Dari total 12 titik U-turn yang ada, hanya tiga yang akan tetap dibuka yakni di kawasan AAU, Telkom, dan Sendang Ayu,” tandasnya.