Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Senin Siang, Jarak Luncur 1.300 Meter ke Kali Krasak

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Senin Siang, Jarak Luncur 1.300 Meter ke Kali Krasak

Gunung Merapi kembali meluncurkan awan panas guguran sejauh 1,3 kilometer ke arah Kali Krasak pada Senin (9/3/2026) siang. BPPTKG menyebut status Merapi masih Level III Siaga dan masyarakat diminta tetap waspada.--dok. BPPTKG

YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Aktivitas vulkanik Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan dengan terjadinya awan panas guguran pada Senin (9/3/2026) siang.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santoso, mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada pukul 10.37 WIB.

“Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi pukul 10.37 WIB dengan estimasi jarak luncur 1.300 meter, amplitudo maksimum 28 mm dan durasi 122,26 detik mengarah ke barat daya atau hulu Kali Krasak,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (9/3/2026).

BPPTKG mencatat arah angin saat kejadian bertiup menuju timur. Berdasarkan laporan aktivitas gunung api periode pengamatan pukul 06.00–12.00 WIB, kondisi cuaca di sekitar Merapi dilaporkan cerah dengan angin bertiup lemah ke arah timur.

BACA JUGA : Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran 1,7 Km ke Arah Kali Boyong Senin Dini Hari

BACA JUGA :  Aktivitas Gunung Merapi Masih Tinggi, Alami Ratusan Gempa Guguran dalam Sepekan

Secara visual, asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi sekitar 15 meter di atas puncak kawah.

Dalam periode pengamatan tersebut, BPPTKG mencatat satu kali awan panas guguran, 30 kali gempa guguran, serta 16 kali gempa hybrid atau fase banyak.

Selain itu, aktivitas guguran lava juga terpantau sebanyak lima kali yang mengarah ke Kali Sat/Putih, Kali Krasak, dan Kali Boyong dengan jarak luncur maksimum mencapai 1.900 meter. Saat ini status aktivitas Gunung Merapi masih berada pada Level III atau Siaga.

BPPTKG mengingatkan potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas masih berpotensi terjadi di sektor selatan hingga barat daya Merapi.

BACA JUGA : Hujan Ekstrem Picu Banjir Lahar Merapi, 3 Meninggal dan 15 Truk Hanyut

BACA JUGA : Aktivitas Gunung Merapi Pekan Ini, BPPTKG: 807 Gempa Guguran Terekam

“Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh maksimal 7 kilometer,” jelas Agus.

Sementara pada sektor tenggara, potensi bahaya mencakup Sungai Woro hingga 3 kilometer dan Sungai Gendol hingga 5 kilometer dari puncak.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: