Rumah Hampir Roboh, Warga Rongkop Gunungkidul Akhirnya Dapat Bantuan Pembangunan Rumah

Rumah Hampir Roboh, Warga Rongkop Gunungkidul Akhirnya Dapat Bantuan Pembangunan Rumah

Marni, salah satu warga di Kapanewon Rongkop, Gunungkidul, Senin (9/3/2026), akhirnya mendapatkan bantuan pembangunan rumah setelah sebelumnya tinggal di bangunan yang hampir roboh.--dok. Pemkab GK

GUNUNGKIDUL, diswayjogja.id - Salah satu warga di Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul, akhirnya mendapatkan bantuan pembangunan rumah setelah sebelumnya tinggal di bangunan yang hampir roboh.

Selama lebih dari 30 tahun, Marni tinggal di rumah yang kondisinya sangat memprihatinkan. Rumah tersebut bahkan tidak memiliki fasilitas sanitasi, dapur, maupun tempat tidur yang layak.

Selain Marni, bantuan serupa juga diberikan kepada warga lain di wilayah tersebut, salah satunya Saminem, seorang petani yang tinggal bersama anak-anaknya. 

Sebelumnya, rumah yang ditempati Saminem juga dalam kondisi memprihatinkan dan nyaris roboh. Saminem pun mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan oleh pemerintah daerah.

BACA JUGA : Angin Kencang Robohkan Puluhan Pohon di Sleman, Akses Pakem–Turi Sempat Terputus

BACA JUGA : Tragedi di Sleman, Pohon Trembesi Roboh Tewaskan Dua Warga di Ring Road Utara

Maturnuwun, sampun rawuh ningali ndalem kulo. Kulo kalih anak-anak nggih sampun dibantu dibangunke, mergi sakderenge ndalem kulo niku nunut gek arep ambruk, (Terima kasih, sudah dikunjungi. Saya dan anak-anak sudah dibantu dibangun rumah, karena sebelumnya rumah saya mau ambruk),” ujar Saminem, Senin (9/3/2026).

Sementara itu, Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, meyatakan pihaknya bersama dengan Baznas berupaya melakukan pengentasan kemiskinan melalui rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Ini adalah potret masyarakat kita. Ternyata masih ada warga yang tinggal dalam kondisi seperti ini,” tutur Endah saat meninjau lokasi.

Melihat kondisi tersebut, pemerintah daerah memastikan akan segera membangunkan rumah layak huni bagi Marni melalui bantuan dari Baznas. Rumah yang dibangun nantinya memiliki ukuran minimal 4x6 meter agar dapat memberikan tempat tinggal yang lebih aman dan sehat.

BACA JUGA : Hujan Deras Picu Longsor, Warga Nanggulan Kulon Progo Selamatkan Diri Saat Rumah Ambruk

BACA JUGA : Hujan Deras dan Angin Kencang Rusak SMPN 2 Kalasan, Parkiran Sepeda Siswa Ambruk

Endah juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026 pemerintah menyiapkan dua skema bantuan untuk program RTLH di Gunungkidul.

Skema pertama adalah Bantuan Perumahan Stimulan Swadaya (BSPS) yang ditargetkan untuk lebih dari 1.000 kepala keluarga.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait