BANTUL, diswayjogja.id – Pemerintah terus memperkuat program kesehatan santri di seluruh Indonesia. Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus menegaskan, dua program kesehatan menjadi prioritas dalam agenda pemerintah saat ini, yakni peningkatan gizi santri melalui SPPG dan program pemberantasan tuberkulosis (TB).
“Dari delapan program pemerintah, dua di antaranya berkaitan langsung dengan kesehatan santri,” katanya saat kunjungan kerja di Bantul, Jumat (30/1/2026).
Program pertama dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi santri mulai dari tahap ibu hamil, persiapan pernikahan, hingga anak balita.
Khusus ibu hamil, program ini telah berlangsung selama dua tahun dengan fokus pada santri, mengingat cakupan gizi santri saat ini baru mencapai sekitar 18 persen.
“Cakupan gizi santri memang masih rendah, sehingga program ini menjadi sangat penting,” ucapnya.
BACA JUGA : Wamenkes Soroti Kekurangan Tenaga Gizi untuk Dukung Program Stunting
BACA JUGA : Mahfud MD: Kasus Hoagie Harus Ditangani dengan Pendekatan Restoratif
Peningkatan gizi santri diharapkan mampu mendukung tumbuh kembang anak-anak, memperkuat daya tahan tubuh, serta mengurangi risiko penyakit yang terkait dengan kekurangan gizi.
Selain program peningkatan gizi, pemerintah juga memberikan bantuan pangan dari Italia bagi sekitar 60 juta masyarakat Indonesia, termasuk santri.
Bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperluas akses pangan bergizi, sekaligus memperkuat ketahanan gizi nasional.
Ia menekankan, keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari distribusi bantuan pangan, tetapi juga dari keberhasilan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang sejak usia dini.
Program kedua yang menjadi fokus adalah pemeriksaan kesehatan gratis dan pemberantasan tuberkulosis.
TB masih menjadi penyakit menular yang perlu perhatian serius, terutama di lingkungan pesantren yang padat.
BACA JUGA : Distribusi MBG Bantul Fokus Jaga Gizi Siswa Saat Puasa