“Tidak, justru DIY tidak termasuk daerah tertinggi. Daerah tertinggi itu Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, dan NTT,” terangnya.
BACA JUGA : TBC Masih Mengganas, 1.161 Kasus Ternotifikasi di Kota Yogyakarta Sepanjang 2025
BACA JUGA : Belum Ada Kasus, Pemda DIY Tetap Waspada Ancaman Virus Nina
Meski demikian, DIY tetap menjadi perhatian karena posisinya sebagai daerah perlintasan dan destinasi wisata yang memiliki mobilitas tinggi.
“Jogja ini tempat perlintasan. Orang Jawa Tengah banyak berwisata ke sini. Karena penyakit infeksi menular dari orang ke orang, maka tempat pertukaran transportasi yang tinggi seperti Jogja harus diawasi,” tutup Benjamin.