Bertemu Sri Sultan, Wamenkes RI Beberkan Alasan DIY Diawasi Stunting dan TBC

Kamis 29-01-2026,18:34 WIB
Reporter : Anam AK
Editor : Syamsul Falaq

YOGYAKARTA, diswayjogja.id – Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Benjamin Paulus Octavianus, menyatakan bahwa pemerintah pusat saat ini fokus penanganan stunting melalui program makan bergizi gratis dan percepatan pemberantasan penyakit tuberkulosis (TBC).

Benjamin menyebutkan program makan bergizi gratis digagas bersama Badan Gizi Nasional dengan tujuan menekan angka stunting dan gizi buruk sejak masa persiapan kelahiran hingga usia 18 tahun.

Selain itu, yang menjadi fokus pemerintah adalah pemberantasan penyakit TBC. Benjamin menyebut Indonesia masih menempati peringkat kedua dunia dengan kasus TBC tertinggi.

“Indonesia adalah negara nomor dua di dunia dengan status TBC tertinggi. Maka kita bersama pemerintah daerah, termasuk Jogja, melakukan akselerasi dengan dukungan langsung dari Gubernur DIY,” ujar Benjamin usai bertemu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (26/1/2026).

BACA JUGA : Kelakar ke Sri Sultan soal Umur, Menkes Budi: Harus Kepala 9 hingga 100 Tahun

BACA JUGA : Fenomena Berobat ke Luar Negeri Masih Tinggi, Ini Strategi Menkes Budi Gunadi Sadikin

Menurut Benjamin, percepatan penanganan TBC menjadi salah satu quick win pemerintah, sehingga membutuhkan cara kerja luar biasa yang melibatkan lintas sektor.

“Karena ini merupakan quick win pemerintah, maka dilakukan cara kerja yang extraordinary. Pendataan dan cara kerjanya melibatkan lintas sektoral,” katanya.

Dia menekankan bahwa pemberantasan TBC tidak hanya menjadi tugas tenaga medis, tetapi juga membutuhkan perbaikan faktor pendukung seperti sanitasi, gizi, dan lingkungan.

“Pemberantasan TBC bukan hanya tugas dokter, bukan hanya mengobati pasien, tapi juga memperbaiki sanitasinya, gizinya. Banyak faktor pendukungnya,” jelasnya.

BACA JUGA : Wamenkes: Jogja Jadi Contoh Penanganan TBC Berbasis Kolaborasi Lintas Sektor

BACA JUGA : Super Flu Varian Baru Muncul, Menkes Budi: Bukan COVID dan Tidak Perlu Panik

Benjamin juga mengapresiasi dukungan penuh Gubernur DIY dalam pelaksanaan program kesehatan nasional di wilayah Yogyakarta.

“Kami sangat berterima kasih bahwa Ngarsa Dalem mendukung penuh semua kegiatan ini dan akan mengontrol serta mengawasi langsung,” tuturnya.

Menanggapi pertanyaan apakah DIY termasuk daerah dengan kasus TBC tertinggi, Benjamin menegaskan bahwa Yogyakarta tidak masuk dalam wilayah dengan prevalensi TBC tertinggi.

Kategori :