Bukan Sekadar Alat, Samsung Ubah Perangkat Rumah Tangga Menjadi

Rabu 14-01-2026,07:16 WIB
Reporter : Tri Diah Aprilia
Editor : Syamsul Falaq

Asia

Di kawasan Asia, termasuk Indonesia, minat terhadap smart home sedang meledak. Samsung meresponsnya dengan menghadirkan AI Energy Mode dan dukungan bahasa regional yang lebih lokal. Hal ini bertujuan agar teknologi AI tidak hanya bisa dinikmati oleh kalangan elit, tetapi juga merambah ke berbagai segmen harga produk.

Kami sedang berupaya memperluas fitur inti seperti AI Energy Mode ke lebih banyak jenis produk agar manfaatnya bisa dirasakan semua orang,” tambah Moon.

Melampaui Dinding Rumah

Visi Samsung di tahun 2026 tidak berhenti pada perangkat dapur atau ruang cuci. Perusahaan ini mulai berekspansi ke sektor-sektor yang lebih luas seperti rumah modular dan sistem tata udara (HVAC) yang terintegrasi secara cerdas.

Bahkan, Samsung mulai menjajaki layanan perawatan berbasis asuransi yang didukung oleh data AI. Tujuannya adalah menghadirkan rasa aman; di mana sistem AI dapat mendeteksi potensi kerusakan perangkat atau masalah di rumah sebelum hal itu benar-benar terjadi.

BACA JUGA : Pengalaman Seru, Samsung Hadirkan Masa Depan Lewat AI Living di CES 2026

BACA JUGA : Samsung Rilis TV Micro RGB 130 Inci, Layar Raksasa yang Mengubah Definisi

Dengan komitmen dukungan software jangka panjang dan kolaborasi terbuka antar-industri, Samsung ingin memastikan bahwa teknologi mereka tetap relevan dan aman digunakan dalam waktu lama. Masa depan yang ditawarkan Samsung adalah masa depan di mana rumah menjadi tempat yang lebih intuitif.

Melalui Bespoke AI, beban pekerjaan domestik yang melelahkan perlahan akan berkurang, digantikan oleh sistem yang bekerja secara cerdas di balik layar. Pada akhirnya, inovasi ini bukan tentang seberapa canggih mesinnya, tetapi tentang seberapa besar kualitas waktu yang bisa Anda nikmati kembali bersama keluarga di rumah.

Kategori :