Selisih Upah Bantul–Sleman Kian Menyempit, Struktur Pengupahan Kini Tembus Rp4,6 Juta

Rabu 24-12-2025,17:15 WIB
Reporter : Kristiani Tandi Rani
Editor : Syamsul Falaq

BANTUL, diswayjogja.id - Pemerintah Kabupaten Bantul mencatat bahwa perkembangan ekonomi daerah menunjukkan tren konvergensi dengan Kabupaten Sleman. 

Kendati Bantul masih berada pada posisi lebih tinggi dalam struktur pengupahan, selisih upah antarwilayah kini semakin menyempit seiring dinamika pertumbuhan ekonomi regional.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Bantul, Agus Yuli Herwanta, mengatakan bahwa perbedaan nilai upah antara dua kabupaten penopang perekonomian DIY tersebut tidak lagi sejauh beberapa tahun sebelumnya. 

Menurutnya, kondisi ini menunjukkan perubahan struktur ekonomi yang berlangsung secara bertahap.

“Kalau melihat perkembangan ekonomi, Bantul dan Sleman selisihnya semakin tipis. Dulu Bantul selalu lebih tinggi, dan sekarang masih lebih tinggi, tetapi jaraknya semakin kecil,” katanya, Rabu (24/12/2025). 

BACA JUGA : UMK Bantul 2026 Naik 6,28% Jadi Rp2,509 Juta

BACA JUGA : UMK Gunungkidul 2026 Resmi Naik Jadi Rp2,46 Juta, Ini Dampaknya bagi Pekerja

Ia menambahkan, hasil pembahasan tripartit yang melibatkan pemerintah, pengusaha, dan perwakilan buruh menghasilkan besaran upah yang dinilai seimbang dengan kondisi ekonomi daerah. 

Nilai struktur pengupahan di sektor tertentu, kata dia, kini berada pada kisaran Rp4,6 juta.

“Hasilnya telah di kisaran Rp4.600.000, dan ini merupakan bagian dari penyesuaian yang mempertimbangkan kemampuan dunia usaha sekaligus kebutuhan pekerja,” ucapnya. 

Setelah penetapan UMK 2026, Disnakertrans Bantul akan melakukan tahapan sosialisasi kepada para pemangku kepentingan. 

Pemerintah daerah menjadwalkan pertemuan dengan APINDO dan serikat pekerja untuk memastikan implementasi berjalan sesuai ketentuan.

BACA JUGA :  UMK Kota Jogja 2026 Naik Jadi Rp2,8 Juta, Hasto Wardoyo Beberkan Rumus Inflasi

BACA JUGA : MPBI DIY Desak UMK 2026 Setara KHL Rp 4,6 Juta demi Hak Hidup Layak Buruh Yogyakarta

“Dalam beberapa waktu ke depan, kalau tidak besok, mungkin hari Jumat, kami akan melakukan sosialisasi UMK ini kepada APINDO dan serikat pekerja. Para perwakilan tenaga kerja akan kami kumpulkan pada hari Jumat untuk sosialisasi,” tuturnya.

Kategori :