Program MBG Dievaluasi, BGN Tutup SPPG Tak Penuhi Standar di Yogyakarta

Kamis 06-11-2025,20:06 WIB
Reporter : Anam AK
Editor : Syamsul Falaq

“Kalau ada kejadian lagi, kita tidak segan menutup permanen SPPG yang lalai. Ini demi keselamatan penerima manfaat dan keberlangsungan program MBG,” terangnya. 

BACA JUGA :  DPRD Kota Yogyakarta Soroti Manajemen Dapur Program MBG Pasca Kasus Keracunan di SMAN 1 Yogyakarta

BACA JUGA : Jokowi Sebut Program MBG dan Sekolah Rakyat Sudah Tepat, Tinggal Sempurnakan Teknis

Sementara itu, Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyambut baik langkah evaluasi yang dilakukan BGN. Dia menyebut, pertemuan antara Pemkot Yogyakarta, Polresta, dan Kodim 0734 bersama BGN membuat arah pengawasan program MBG menjadi lebih jelas dan tegas.

“Pak Deputi mempertegas bahwa Dinas Kesehatan dan BPOM boleh tegas melarang operasional SPPG yang belum layak. Ini penting untuk menegakkan disiplin dan menjamin keamanan makanan anak-anak,” kata Hasto.

Hasto juga menyinggung kasus keracunan yang terjadi beberapa waktu lalu di salah satu sekolah. Berdasarkan hasil laboratorium, ditemukan bakteri E.coli pada buah dan sayur, diduga akibat pencucian dengan air terkontaminasi.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Yogyakarta akan melakukan pemeriksaan kualitas air secara rutin sebelum dapur SPPG beroperasi.

“Kami akan perintahkan Dinas Kesehatan untuk mengecek air di setiap lokasi. Kalau tidak pakai air galon, bisa gunakan air PDAM atau air keran yang sudah difilter agar bebas E.coli,” tandasnya. 

Kategori :