“Waktu dua minggu itu benar-benar kami maksimalkan. Kami terus menguji dan menyempurnakan drone hingga performanya optimal,” imbuhnya.
BACA JUGA : Dokter Supriyatiningsih, Dosen UMY Lakukan Riset IndoCerca Deteksi Dini Kanker Serviks
BACA JUGA : Lahirkan 112 Dokter Baru, UMY Tekankan Tanggungjawab Profesi dan Nilai Keislaman dalam Praktiknya
Ke depan, tim Al-Mubarok tidak ingin berpuas diri. Mereka justru menjadikan pencapaian ini sebagai pijakan untuk melangkah lebih jauh, termasuk mengikuti kompetisi tingkat internasional seperti SAFMC di Singapura dan FIRA RoboWorld Cup di Korea Selatan.
“Harapan kami, inovasi ini menjadi awal dari langkah besar FT UMY sebagai pelopor teknologi yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam penanggulangan bencana di area tertutup,” tandasnya.