DISWAYJOGJA – Pemerintah Daerah (Pemda) DIY telah meraih empat penghargaan pada event Tenaga Kerja (Naker) Award 2023, Jumat (01/12/2023). Penghargaan yang diterima Gubernur DIY diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY Tri Saktiyana digelar di Balai Sarbini, Jakarta ini. Dalam kesempatan itu, Gubernur DIY juga memperoleh penghargaan bagi kepala daerah, yakni Paramakarya sebagai Pembina Produktivitas Terbaik.
BACA JUGA:6 Merk TV Terbaik 2023 dan Terlaris di Indonesia, Siapa Saja Merknya? Ini Dia! Tri Saktiyana mengatakan, Paramakarya merupakan penghargaan yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada kepala daerah yang telah memberikan dukungan dan pembinaan yang signifikan terhadap pelaku usaha kecil, menengah, dan skala besar di daerah mereka. BACA JUGA:6 Rekomendasi Mesin Cuci Low Watt 1 Tabung Terbaik, Baju Bersih Listrik Aman, Yuk Cek Apa Saja Mereknya! ”Dari 38 provinsi ada enam Gubernur yang meraih Paramakarya Pembina Produktivitas, yaitu DIY, Jambi, Aceh, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, dan Papua,” ungkap Tri Saktiyana usai penerimaan penghargaan. BACA JUGA:Cek Harga dan Promo Menariknya, Tecno Phantom V Flip 5G Resmi di Rilis Tri menjelaskan, tiga penghargaan lain yang diraih DIY pada Naker Award 2023 adalah Indeks Produktivitas Ketenagakerjaan (IPK) Penduduk dan Tenaga Kerja Terbaik, IPK Perencanaan Tenaga Kerja Terbaik, dan IPK Urusan Ketenagakerjaan Sedang Terbaik II. BACA JUGA:Resmi Dirilis, Harga Murah dan Terjangkau Advan Sketsa 3 cuma Rp 1.999.000 Saja! Sedangkan untuk perusahaan di DIY yang memperoleh penghargaan ialah PT Supratik Suryamas, PT Etta Indotama, PT BRA, PT Lawe Adiwarna Etnika. ”Keempat perusahaan ini dinilai telah menerapkan sistem manajeman produktivitas dengan baik. Secara keseluruhan di Indonesia ada 50 perusahaan yang mendapat penghargaan serupa," imbuhnya. BACA JUGA:Simak Tips Mudah Cairkan Saldo Limit Shopee Paylater ke Berbagai Dompet Digital: OVO, DANA dan juga GOPAY Dalam arahannya, Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin mengatakan, menahan sektor ketenagakerjaan masih menjadi tantangan pencapaian visi Indonesia emas 2045. Bonus demografi mendatang pun sudah semestinya membawa serta peluang kemajuan ekonomi, khususnya melalui sumber daya tenaga kerja yang produktif unggul. ”Karena itu, bagi pemerintah daerah diharapkan agar menyusun perencanaan dan penganggaran terkait bidang ketenagakerjaan dengan seksama. Hal ini tentu mencakup upaya untuk peningkatan kualitas pendidikan SDM lokal, serta pengembangan keterampilan tenaga kerja, seperti melalui Balai Latihan Kerja. Selain itu, pastikan proses bisnis berjalan sesuai dengan kebijakan ketenagakerjaan,” ungkapnya. BACA JUGA:Mau Pakai Paylater? Pertimbangkan 4 Hal Penting Ini Sebelum Menyesal Sedangkan bagi para pemberi kerja, Ma'ruf Amin berpesan agar konsisten menjamin hak-hak pekerja, sekaligus mendukung upaya pencapaian prioritas pembangunan. ”Perusahaan harus menciptakan lingkungan kerja yang ramah bagi ibu menyusui. Begitu pula dengan pemberian kesempatan bagi ibu bekerja untuk tetap bisa memastikan anak balitanya terpantau tumbuh kembangnya,” imbuhnya. BACA JUGA:Yuk Intip HP Android yang Akan Rilis di Tahun 2024, Ada Banyak Fitur Canggih Loh! Sementara itu, Menteri Tenaga Kerja RI Ida Fauziah mengatakan, kondisi ketenagakerjaan di Indonesia saat ini secara umum terus membaik. Diakuinya, memang tidaklah mudah mengembalikan kondisi ketenagakerjaan pasca pandemi yang betul-betul memukul seluruh segi perekonomian nasional. BACA JUGA:Mau Pakai Paylater? Pertimbangkan 4 Hal Penting Ini Sebelum Menyesal ”Kami Kementerian Ketenagakerjaan merasa perlu memberikan perhatian dan penghargaan secara khusus terhadap seluruh upaya yang dilakukan oleh para gubernur, perusahaan, dan sahabat-sahabat pekerja yang telah memberikan kontribusi terbaiknya. Penghargaan yang kami berikan ini tidak lain adalah untuk memberikan motivasi kepada semua pihak untuk berperan lebih maksimal lagi dalam pembangunan ketenagakerjaan," paparnya. (*)Naker Award 2023, Pemda DIY dan Gubernur Raih Empat Penghargaan
Senin 04-12-2023,04:00 WIB
Reporter : Admin Disway Jogja
Editor : M. Fatkhurohman
Kategori :
Terkait
Selasa 13-01-2026,19:08 WIB
Bantuan Living Cost Mahasiswa Diperpanjang, Pemda DIY Alokasikan Rp500 Juta
Selasa 13-01-2026,19:08 WIB
Uji Coba Embarkasi Haji YIA Sukses, Layanan Dinilai Setara Hotel Bintang Lima
Kamis 08-01-2026,19:11 WIB
Aksi Buruh Tuntut UMP 4 Juta, Pemda DIY Klaim Sudah Ambil Jalan Tengah
Rabu 31-12-2025,15:52 WIB
Tahun Baru 2026, Sekda DIY Ajak Warga Jogja Hentikan Petasan dan Kembang Api
Rabu 31-12-2025,07:08 WIB
Aktivasi Coretax Masih 40 Persen, Pemda DIY Genjot Kepatuhan Pajak Sukarela
Terpopuler
Rabu 14-01-2026,10:53 WIB
Malioboro Kini Punya Air Minum Gratis, Tersedia di Lima Titik Strategis
Rabu 14-01-2026,13:17 WIB
Regulasi Tahan Program Desa DIY, Koperasi Merah Putih Dapat Jalur Khusus
Rabu 14-01-2026,13:19 WIB
Wisata DIY Ramai, Pemerintah Waspadai Kualitas dan Arah Jangka Panjang
Rabu 14-01-2026,17:46 WIB
Mahasiswa Yogyakarta Tolak Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Perkuat Money Politik
Rabu 14-01-2026,10:56 WIB
Revolusi Wisata Bandung 2026, Kawasan Tahura Djuanda Jadi Kiblat Staycation Keluarga
Terkini
Kamis 15-01-2026,09:55 WIB
Menelusuri Jejak Kelezatan Sate Babi Legendaris di Kota Solo, Simak Informasi Lengkapnya Berikut Ini
Kamis 15-01-2026,09:37 WIB
Menelusuri Modernitas Budaya Kopitiam di Surabaya
Kamis 15-01-2026,09:16 WIB
Menjelajahi Pesona Tersembunyi Wisata Alam Paling Memukau di Tahun 2026
Kamis 15-01-2026,08:43 WIB
Yogyakarta Bebas Rabies dan PMK, Vaksinasi Hewan Gratis Berlanjut 2026
Kamis 15-01-2026,08:42 WIB