Kebakaran Trans Home Sleman Berlangsung 5 Jam, Ratusan Motor Hangus

Kebakaran Trans Home Sleman Berlangsung 5 Jam, Ratusan Motor Hangus

Damkar Sleman masih berjibaku memadamkan kebakaran di sebuah bangunan hingga Kamis (1/10/2026) malam. Basement menjadi titik paling sulit karena akses sempit dan material mudah terbakar.--FOTO: Anam AK/diswayjogja.id

SLEMAN, diswayjogja.id - Petugas pemadam kebakaran masih berjibaku menangani kebakaran yang melanda sebuah bangunan di Sleman, Kamis (1/10/2026) malam. Hingga sekitar pukul 20.00 WIB, petugas masih berfokus menangani kobaran api di area basement.

Kasi Operasi dan Investigasi Damkar Sleman, Nawa Murtianto, mengatakan proses pemadaman berlangsung cukup lama karena akses menuju basement sangat terbatas. Selain itu, material yang berada di dalam area tersebut sebagian besar mudah terbakar.

“Dari jam 15.00 sekarang sudah hampir jam 8.00 kalau enggak salah. Lima jam. Masih lama ini, masih satu basement yang masih dicoba untuk diakses,” ujar Nawa.

Menurutnya, kondisi akses yang kecil membuat petugas harus menerapkan strategi pemadaman secara perlahan dan hati-hati. Petugas juga harus mengantisipasi material mudah terbakar yang masih berada di dalam bangunan.

BACA JUGA:Kebakaran Trans Home Sleman, Dua Korban Diduga Meninggal Ditemukan di Lantai 2 dan 3

BACA JUGA:Kebakaran Trans Home Sleman, Arus Solo-Jogja Dialihkan ke Jalan Piyungan

“Kesulitannya ini titik aksesnya kecil. Kedua, bahan yang di dalamnya itu mudah terbakar semua. Jadi butuh waktu yang lama. Strateginya ya memang harus pelan-pelan, karena aksesnya cuma satu dan kecil,” katanya.

Nawa menyebut lantai 2 dan lantai 3 sebelumnya telah dinyatakan clear dari penanganan utama. Namun, api sempat kembali muncul di lantai 2 sekitar 20 menit sebelum wawancara berlangsung.

“Yang paling atas sudah diakses. Sudah lantai 3 sudah clear, lantai 2 ini sudah clear, tapi maksudnya clear itu sudah tidak ada perlu penanganan lagi. Cuma terakhir ini sekitar 20 menit yang lalu nyala lagi yang lantai 2,” jelasnya.

Karena itu, petugas akan memprioritaskan penanganan di basement. Setelah kondisi basement dapat ditangani, petugas akan kembali melakukan pendinginan di lantai 1, 2, dan 3. Nawa memperkirakan area yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 2.000 meter persegi. Meski demikian, luas area bukan menjadi satu-satunya kendala karena posisi titik api sulit dijangkau.

BACA JUGA:Supermarket Bangunan Trans Home Berbah Sleman Terbakar, Lalu Lintas Jogja-Solo Tersendat

BACA JUGA:Sampel Abu Kebakaran Hamzah Batik Malioboro Diuji Labfor, Polisi Masih Selidiki Penyebab

“Kalau sekitarannya hampir 2.000-an ya, 2.000-an meter persegi. Cuma posisinya saja yang sulit, jadi penanganannya butuh ekstra,” bebernya.

Untuk material yang terbakar, informasi sementara menyebut sebagian besar berupa peralatan rumah tangga. Sementara di area basement terdapat barang-barang elektronik.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: