Suaka Perikanan di Bantul Mulai Jadi Atraksi Wisata, Warga Bisa Beri Makan Ikan di Sungai
Di sejumlah lokasi suaka perikanan, keberadaan ikan mulai lebih mudah dijumpai. Aktivitas memberi makan ikan menggunakan pelet di aliran sungai pun mulai menarik perhatian masyarakat dan menjadi pengalaman wisata yang berbeda.--FOTO : Dhani Irawan/diswayjogja.id
BANTUL, diswayjogja.id — Keprihatinan terhadap semakin sulitnya menemukan ikan lokal di sejumlah perairan Yogyakarta mendorong masyarakat bersama pemerintah mengembangkan suaka perikanan di sejumlah sungai. Upaya tersebut kini mulai menunjukkan hasil, bahkan berkembang menjadi atraksi wisata berbasis lingkungan.
Di sejumlah lokasi suaka perikanan, keberadaan ikan mulai lebih mudah dijumpai. Aktivitas memberi makan ikan menggunakan pelet di aliran sungai pun mulai menarik perhatian masyarakat dan menjadi pengalaman wisata yang berbeda.
Pengawas Perikanan Ahli Muda Dinas Kelautan dan Perikanan, Irawan Waluyo Jati, yang akrab disapa Wawan, mengatakan pengembangan suaka perikanan berawal dari keprihatinan masyarakat yang tinggal di sekitar perairan terhadap semakin sulitnya menemukan ikan lokal.
Menurutnya, masyarakat kemudian berkomunikasi dengan pemerintah untuk mencari upaya menjaga keberadaan ikan di sungai. Dari proses tersebut, muncul gagasan membentuk kawasan suaka perikanan di sejumlah lokasi, khususnya di Kabupaten Bantul.
BACA JUGA : Satu Persatu Suaka Perikanan Di Bantul Mulai Tumbuh, Suaka Perikanan Sungai Gawe Mulai Berbuah
BACA JUGA : Suaka Perikanan Sungai Konteng Jadi Solusi Jaga Populasi Ikan Lokal di Sedayu Bantul
"Awalnya berangkat dari keprihatinan berbagai pihak yang merasa populasi ikan lokal di berbagai perairan di Yogyakarta semakin susah ditemukan. Masyarakat yang tinggal di dekat sungai kemudian bertemu dengan pemerintah untuk mengembangkan suaka perikanan," kata Wawan.
Ia menjelaskan, pengembangan yang dilakukan bersama masyarakat dan pemerintah kini telah menghasilkan enam lokasi suaka perikanan di Bantul.
Enam lokasi tersebut berada di Sungai Bedog Kalurahan Pendowoharjo, Sungai Konteng Kalurahan Argodadi, Sungai Opak Kalurahan Srimulyo, Sungai Gawe Kalurahan Srimulyo, Sungai Oyo Kalurahan Selopamior, serta Sungai Winongo Kecil Kalurahan Tirtohargo.
Keberadaan suaka perikanan tersebut mulai memperlihatkan perkembangan positif. Tidak hanya dari sisi pertumbuhan populasi ikan, tetapi juga dari munculnya aktivitas masyarakat yang memanfaatkan keberadaan ikan sebagai bagian dari atraksi lingkungan.
BACA JUGA : Enam Suaka Perikanan Dikembangkan di Bantul, Warga Sungai Konteng Mulai Rasakan Nilai Positifnya
BACA JUGA : Pengelolaan Budidaya Ikan Air Tawar Waduk Malahayu Jadi Jujugan Studi Tiru Kabupaten Sumedang
Salah satunya melalui kegiatan memberi makan ikan dengan pelet di sungai. Aktivitas sederhana tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena masyarakat dapat melihat ikan secara langsung di habitat alaminya.
"Perkembangannya positif. Saat ini di suaka perikanan sudah mulai ada ikan dan memberi makan ikan di sungai dengan pelet menjadi atraksi wisata yang menarik," ujar Wawan kepada diswayjogja, Kamis (1/10/2026)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

