Merapi Siaga Level III, BPPTKG Catat 2 Awan Panas Guguran Sabtu Dini Hari

 Merapi Siaga Level III, BPPTKG Catat 2 Awan Panas Guguran Sabtu Dini Hari

Gunung Merapi kembali mengeluarkan dua awan panas guguran dengan jarak hingga 2 km pada 4 April 2026, BPPTKG mengimbau masyarakat waspada di zona bahaya.--dok. BPPTKG

YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Aktivitas Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan dengan terjadinya dua kali awan panas guguran pada Sabtu (4/4/2026) dini hari.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Agus Budi Santoso, menyampaikan bahwa awan panas pertama terjadi pada pukul 00.06 WIB dengan jarak luncur mencapai 2.000 meter ke arah barat daya atau hulu Kali Sat/Putih.

“Awan panas guguran terjadi dengan amplitudo maksimal 80 mm dan durasi 146,3 detik mengarah ke barat daya,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Selanjutnya, awan panas kedua tercatat terjadi pada pukul 04.23 WIB dengan jarak luncur sekitar 1.200 meter ke arah hulu Kali Krasak.

BACA JUGA : Awan Panas Guguran Gunung Merapi Terjadi Dua Kali, Jarak Luncur Capai 1,4 Km

BACA JUGA :  Awan Panas Guguran Merapi Meluncur 1 Km ke Arah Boyong, BPPTKG Peringatkan Bahaya Lahar

“Peristiwa kedua memiliki amplitudo maksimal 27,04 mm dengan durasi 126,79 detik,” katanya.

Selain awan panas, BPPTKG juga mencatat aktivitas kegempaan yang cukup tinggi selama periode pengamatan pukul 00.00 hingga 06.00 WIB. Tercatat 41 kali guguran lava dengan jarak luncur maksimum hingga 1.600 meter, serta puluhan gempa hybrid.

Secara visual, Gunung Merapi tampak jelas dengan asap kawah berwarna putih berintensitas sedang hingga tebal, dengan ketinggian antara 40 hingga 150 meter di atas puncak.

BPPTKG menegaskan bahwa status aktivitas Gunung Merapi saat ini masih berada pada Level III atau Siaga. Potensi bahaya utama berupa guguran lava dan awan panas masih mengancam sektor selatan hingga barat daya.

BACA JUGA : Sepekan Terakhir, Merapi Lontarkan Ratusan Guguran Lava ke Arah Sungai

BACA JUGA :  Status Siaga Gunung Merapi Bertahan, BPPTKG Ingatkan Ancaman Lahar Saat Hujan

“Potensi bahaya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga 7 kilometer,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi lahar hujan serta abu vulkanik yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: