Menyeberang Rel, Lansia di Bantul Meninggal Tertemper Kereta

Menyeberang Rel, Lansia di Bantul Meninggal Tertemper Kereta

Seorang perempuan lanjut usia di Bantul, DIY, meninggal dunia setelah tertemper kereta api saat menyeberang rel di wilayah Kasihan, Selasa (27/1/2026), peristiwa tragis ini terjadi di perlintasan rel Dusun Tegal Ijo dan mengundang perhatian warga.--dok. Polres Bantul

BANTUL, diswayjogja.id – Seorang perempuan lanjut usia dilaporkan meninggal dunia setelah tertemper kereta api di perlintasan rel wilayah Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (27/1/2026) siang.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengungkapkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.25 WIB di perlintasan rel kereta api Dusun Tegal Ijo, RT 012, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul.

“Telah terjadi peristiwa orang meninggal dunia tertemper kereta api di lokasi tersebut,” ujar Rita saat dikonfirmasi. 

Korban diketahui berinisial LS (64), warga Sidorejo, Godean, Kabupaten Sleman. Berdasarkan keterangan saksi, korban semula datang ke rumah temannya di Dusun Tegal Ijo sekitar pukul 11.00 WIB untuk menghadiri acara arisan.

BACA JUGA : Mobil Tertemper KA Batara Kresna di Sukoharjo, Dua Orang Terluka di Perlintasan Tanpa Palang

BACA JUGA : Lagi, Orang Tertemper Kereta di Jalur Brambanan - Maguwo Sleman

Sebelum acara dimulai, korban berpamitan untuk mengunjungi temannya yang lain yang rumahnya berada di seberang rel kereta api. Korban kemudian berjalan kaki menyeberang rel karena jaraknya dekat.

“Tidak lama kemudian terdengar kereta api melintas dan teriakan warga yang menyebut ada orang jatuh,” jelas Rita.

Warga yang mendengar kejadian tersebut segera mendatangi lokasi untuk mengecek kondisi korban. Salah satu saksi mengenali korban dari pakaian yang dikenakan, lalu melaporkan peristiwa itu ke Polsek Kasihan.

Petugas Polsek Kasihan bersama Tim Inafis Polres Bantul, PMI Bantul, dan tenaga medis dari Puskesmas Kasihan II langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban telah meninggal dunia.

BACA JUGA : Seorang Warga Tertemper KA Lodaya di Petak Jalan Brambanan–Maguwo, KAI Imbau Waspada

BACA JUGA : Ada 13 Kejadian Temperan Sepanjang 2025, Daop 6 Yogyakarta Sosialisasi Keselamatan Perlintasan Sebidang

“Dari pemeriksaan medis, korban sudah tidak bernapas dan ditemukan sejumlah luka akibat benturan, namun tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan,” tuturnya.

Berdasarkan keterangan saksi lain yang merupakan petugas Polsuska PT KAI, kereta yang melintas saat kejadian adalah KA Gaya Baru Malam jurusan Surabaya Gubeng–Pasar Senen. Masinis kereta juga memastikan korban tertemper kereta yang melintas.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: