Menyeberang Rel, Lansia di Bantul Meninggal Tertemper Kereta

Menyeberang Rel, Lansia di Bantul Meninggal Tertemper Kereta

Seorang perempuan lanjut usia di Bantul, DIY, meninggal dunia setelah tertemper kereta api saat menyeberang rel di wilayah Kasihan, Selasa (27/1/2026), peristiwa tragis ini terjadi di perlintasan rel Dusun Tegal Ijo dan mengundang perhatian warga.--dok. Polres Bantul

“Atas permintaan keluarga, jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Panti Rapih menggunakan ambulans PMI Kabupaten Bantul untuk penanganan lebih lanjut,” imbuhnya.

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta kembali mengimbau kepada masyarakat untuk turut menjaga keselamatan perjalanan KA dan keselamatan diri dengan tertib mematuhi rambu lalu lintas terutama saat melintasi perlintasan sebidang kereta api dan tidak beraktivitas di sekitar jalur KA. 

BACA JUGA : Dampak Gempa Pacitan, 16 Kereta Api di Yogyakarta Sempat Dihentikan

BACA JUGA : KAI Daop 6 Pastikan Perjalanan Kereta Normal Pasca Luapan Air Kaliwungu-Kalibodri

“KAI Daop 6 Yogyakarta sangat menyayangkan masih adanya temperan yang merugikan keselamatan baik pengguna jalan dan juga perjalanan KA. Hal ini seharusnya tidak perlu terjadi dan dapat dihindari dengan tertib mematuhi aturan berlalu lintas, mematuhi rambu-rambu yang ada, wajib mendahulukan perjalanan kereta api saat melintasi pelintasan sebidang, hanya melintas di perlintasan sebidang resmi dan tidak melintas di perlintasan liar, tidak beraktivitas di sekitar jalur KA, serta tengok kiri dan kanan untuk memastikan kondisi aman baru melintas,” ujar Feni Novida Saragih, Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Rabu (21/1/2026).

Feni menambahkan, KAI Daop 6 Yogyakarta dengan tegas mengimbau pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan kedisiplinan, serta wajib mendahulukan perjalanan kereta api saat melintasi pelintasan sebidang, baik yang dijaga maupun tidak. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: