Sleman Dorong Pemasaran UMKM Kreatif lewat Pre-Order dan Business Matching

Sleman Dorong Pemasaran UMKM Kreatif lewat Pre-Order dan Business Matching

Disperindag Sleman berdiskusi dengan pelaku UMKM saat sesi pendampingan pemasaran produk kreatif di Ngawen, Sleman--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id

SLEMAN, diswayjogja.id - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman mendorong penguatan strategi pemasaran produk industri kreatif melalui skema pre-order serta pengembangan jejaring business matching lintas daerah. 

Langkah ini dianggap penting untuk membuka akses pasar baru sekaligus memperluas kesempatan kolaborasi bagi pelaku usaha, khususnya perajin produk dan kelompok seni.

Kabid Perindustrian Disperindag Sleman, Wulan Wulandari, mengatakan bahwa kesiapan panitia, pelaku usaha, serta jejaring pemasaran harus diperkuat agar setiap agenda promosi memberikan dampak nyata terhadap penjualan.

“Kami menginginkan agar semuanya siap, baik dari sisi panitia maupun teman-teman pelaku usaha,” katanya, Selasa (6/1/2025). 

Menurutnya, mekanisme pre-order bukan hanya sarana transaksi, tetapi juga menjadi pintu awal bagi konsumen untuk menentukan preferensi produk. 

Dengan model pemesanan lebih awal, pelaku industri dapat menyesuaikan desain, kebutuhan, serta karakter produk sesuai permintaan pasar. 

BACA JUGA : Kadin–Disperindag Sleman Dorong Investasi Berbasis Lokal, Sleman Utara Jadi Kawasan Ekonomi Baru

BACA JUGA : Pasar Godean Diproteksi, Disperindag Sleman Pastikan Hanya 289 Pedagang Pelasaran Aktif

"Nyuwun sewu, pre-order dan prepost ini juga menjadi salah satu media pembuka dalam aspek pemasaran, supaya orang yang ingin membeli memiliki preferensi, ‘Oh, saya bisa mendapatkan barang sesuai selera saya,’” ucapnya. 

Selain pre-order, Disperindag Sleman juga mendorong pemanfaatan forum business matching dalam setiap kegiatan studi orientasi maupun studi banding ke luar daerah. 

Melalui forum tersebut, pelaku industri lokal dapat dipertemukan langsung dengan pengelola komunitas seni dan calon mitra usaha di daerah lain.

“Di situ bisa disisipkan pertemuan dengan para pengelola kelompok kesenian. Karena khususnya untuk produk klinting ini berkaitan erat dengan teman-teman pelaku seni,” tuturnya.

Ia mengatakan pihaknya tengah menyiapkan materi promosi sederhana yang langsung terhubung dengan pelaku usaha, sehingga calon pembeli dapat mengenal produk sekaligus memahami alur pemesanannya.

"Cara pemesanannya bisa kita tampilkan melalui video singkat atau visual sederhana yang kemudian akan terhubung langsung kepada para pelaku usaha di sana,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait