Masjid Salamad di Vietnam Selatan Jadi Simbol Diplomasi Harmoni Beragama Indonesia

Masjid Salamad di Vietnam Selatan Jadi Simbol Diplomasi Harmoni Beragama Indonesia

Masjid Salamad di Kota Long Xuyen, Provinsi An Giang, Vietnam Selatan, menjadi simbol diplomasi harmoni beragama Indonesia di kancah internasional.--dok. LazisMu

YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Masjid Salamad di Kota Long Xuyen, Provinsi An Giang, Vietnam Selatan, menjadi bukti konkret peran strategis Indonesia dalam memperkuat harmonisasi antarumat beragama di tingkat internasional. 

Hadirnya masjid ini sekaligus menegaskan komitmen Indonesia dalam mengawal hak beribadah komunitas muslim minoritas di kawasan Asia Tenggara.

Salah satu mitra strategis dalam pembangunan masjid tersebut adalah Lazismu, yang berperan aktif mendukung penyediaan rumah ibadah bagi komunitas muslim minoritas di Provinsi An Giang.

Direktur Utama Lazismu Pusat, Ibnu Tsani, menegaskan bahwa keterlibatan Lazismu dalam pembangunan Masjid Salamad merupakan bagian dari strategi internasionalisasi gerakan zakat dan filantropi Islam Indonesia.

BACA JUGA : Lazismu Kirim Enam Truk Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza Lewat Mesir

BACA JUGA : Lazismu Dorong Capai Target Penghimpunan Zakat Rp 1 Triliun Secara Nasional

“Fikih zakat kontemporer yang telah ditanfizkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah menegaskan pentingnya dimensi sosial dalam zakat, yakni menolong, membina, dan membangun kelompok lemah agar mampu memenuhi kebutuhan hidupnya secara layak,” ujar Ibnu dalam keterangan tertulis, Senin (15/12/2025).

Dia menjelaskan, keputusan Muktamar Muhammadiyah ke-48 tahun 2022 di Solo menjadi landasan penting bagi penguatan dakwah internasional dan filantropi Islam lintas negara. 

Menurutnya, keputusan tersebut harus diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Islam di Indonesia memiliki karakter moderat yang perlu disebarluaskan ke dunia internasional. Salah satu jalurnya adalah melalui gerakan filantropi dan pembangunan masjid,” jelasnya. 

BACA JUGA : Lazismu UMY Galang Donasi Rp100 Juta untuk Mahasiswa Terdampak Banjir Sumatra, Siapkan Family Kit dan School

BACA JUGA : Relawan MDMC Dikerahkan, Muhammadiyah Fokus Bantuan Kesehatan, Air Bersih dan Hunian Darurat di Sumatra

Sementara itu, komunitas muslim di Provinsi An Giang diketahui merupakan kelompok minoritas. Imam Masjid Salamad, Châu Mách, mengungkapkan bahwa sejak tahun 1950 kegiatan keagamaan umat Islam setempat hanya dilakukan di sebuah surau kecil yang kini tidak lagi mampu menampung jumlah jamaah yang terus bertambah.

Dia menyebutkan proses pembangunan masjid tidak mudah karena harus melewati berbagai kendala, mulai dari perizinan dengan otoritas setempat hingga keterbatasan pendanaan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait