Pemkab Sleman Anggarkan Rp400 Juta, Perbaiki Atap Ruang SD Negeri Kledokan Sleman yang Ambruk

Pemkab Sleman Anggarkan Rp400 Juta, Perbaiki Atap Ruang SD Negeri Kledokan Sleman yang Ambruk

Atap ruang kelas SD Negeri Kledokan, Caturtunggal, Depok, Sleman yang ambruk pada Minggu (4/5/2025) dini hari, diduga karena atap yang lapuk dan hujan deras yang melanda kawasan Sleman. --Foto: Anam AK/diswayjogja.id

SLEMAN, diswayjogja.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman akan memperbaiki atap ruang kelas SD Negeri Kledokan, Caturtunggal, Depok, Sleman, yang ambruk pada Minggu (4/5/2025) dini hari, diduga karena hujan deras melanda kawasan Sleman.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, memastikan pembangunan atap ruang kelas itu di bulan ini dengan menyiapkan anggara sebesar Rp400 juta.

"Saya putuskan untuk bulan ini bisa dibangun. Dinas PU sudah mengagendakan perencanaannya, berkaitan apa saja yang harus dikerjakan, bahkan informasi dari Bu Kepala Sekolah, tidak hanya kelas ini yang rusak, tapi ada beberapa hingga saya putuskan, wis kabeh direnovasi (semuanya direnovasi), agar nanti tidak terulang," ujarnya saat meninjau SD Negeri Kledokan Sleman, Senin (5/5/2025).

Anggaran Rp400 juta tersebut digunakan untuk merenovasi seluruh atap ruang kelas SD Negeri Kledokan Sleman. Jumlah tersebut berasal dari pembiayaan revisi DPA (Dokumen Pelaksana Anggaran) atau Belanja Tidak Terduga (BTT). 

BACA JUGA : BPBD Siapkan SE untuk Antisipasi Dampak Bencana Pohon Tumbang dan Baliho Ambruk di Kota Jogja

BACA JUGA : Diterjang Angin Kencang, Rumah Warga Dukuhjati Kidul Kabupaten Tegal Ambruk

"Tadi saya sampaikan apakah ada yang nanti direvisi DPA-nya atau pakai BTT. Nanti kita diskusikan, tapi saya putuskan untuk bulan ini harus dibangun. Nanti segera saya akan koordinasi ke teman-teman yang terkait," kata Harda.

Rencana pembangunan yang dilaksanakan pada Mei ini, agar para siswa bisa belajar dengan tenang dan nyaman. Pasalnya, jika menunggu anggaran dari Pemerintah Pusat, maka perencanaan pembangunan bakal dilaksanakan pada akhir tahun.

"Ini bisanya kalau mau pakai anggaran yang normal itu bulan sekitar September kalau perubahan. Lah, saya enggak mau, gimana kalau kita menunggu perubahan, iya toh? Kasihan anak-anak. Sehingga saya putuskan untuk bulan Mei ini harus sudah dibangun," jelasnya.

Pada saat pembangunan tersebut, jam pembelajaran siswa bakal dikurangi dua jam, yakni dari 7 jam pelajaran menjadi 5 jam pembelajaran. 

BACA JUGA : DAM Sungai Progo Jebol, Kepolisian Bantul Tutup Jembatan Srandakan 1 dari Kulon Progo

BACA JUGA : DAM Sungai Progo Jebol, Menteri PU Berencana Tutup Akses Penambangan Material Pasir

Proses pembangunan seluruh atap ruang kelas SD Negeri Kledokan Sleman diperkirakan memakan waktu sekitar tiga bulan.

Kepala SDN Kledokan, Sulismiyatun, mengatakan proses belajar mengajar saat perbaikan atap ruang kelas tersebut dipastikan tetap berlangsung, karena pembangunan secara bertahap.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: