Pemkot Yogyakarta Imbau Pengelola Masjid Bijak dalam Pengelolaan Sampah saat Ramadan

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kota Yogyakarta, Nadhif, di kompleks Balai Kota Yogyakarta, Kamis (27/2/2025), mengimbau kepada pengelola masjid dan mushola untuk bijak mengelola sampah.--Foto: Anam AK/diswayjogja.id
YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mengimbau untuk pengelola masjid dan mushola bijak dalam pengelolaan sampah selama bulan Ramadan.
Instruksi tersebut akan dituangkan dalam surat edaran oleh Wali Kota Yogyakarta terkait potensi penumpukan sampah di tempat ibadah.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kota Yogyakarta, Nadhif, mengatakan imbauan tersebut untuk meminimalisir penumpukan sampah saat kegiatan buka bersama di masjid atau mushola di Kota Yogyakarta. Menurutnya, kegiatan ketika bulan Ramadan terpusat di tempat-tempat ibadah.
"Maka kami selalu menghimbau pada tempat-tempat ibadah, para pengelola agar bijak dalam menyikapi pengelolaan sampah mulai dari persiapan siapa yang kemudian nanti hadir disitu, sampai kemudian kepanitiannya seperti apa, itu harapannya nanti bisa mengelola sampah dengan baik. Termasuk kemudian menggunakan media untuk mengkonsumsi ketika berbuka, itu dengan media-media yang ramah terhadap lingkungan," jelasnya di Ruang Yudhistira, Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Kamis (27/2/2025).
Selain itu, pihaknya mengimbau kepada pengelola masjid dengan menyiapkan mulai dari piring dan gelas, yang bisa meminimalisir sampah yang ada di tempat-tempat ibadah tersebut. Kanwil Kemenag Kota Yogyakarta juga telah melakukan sejumlah pertemuan dengan para pengelola tempat ibadah, agar bisa mengelola sampah secara mandiri.
BACA JUGA : Depo Dibersihkan, Pemkot Yogyakarta Bakal Beri Sanksi Masyarakat yang Buang Sampah Sembarangan
BACA JUGA : Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Deklarasi Peduli Sampah
"Ya harapan kita sekali lagi, jangan sampai kemudian tempat-tempat ibadah ini justru kemudian dengan kegiatan Ramadan berdampak terhadap lingkungan yang kurang baik. Jadi mereka sudah kita edukasi dan juga kita menggandeng Dinas Lingkungan Hidup, harapannya mereka punya skill serta punya kapasitas bagaimana mensikapi bulan Ramadan itu," katanya.
Nadhif mengatakan, sejumlah masjid pernah ada program biopori, supaya sampah-sampah bisa diselesaikan di tempat ibadah masing-masing.Termasuk diantaranya mengurangi penggunaan plastik.
"Ya mengurangi penggunaan plastik, jadi kita familiar dengan lingkungan. Penggunaan plastik kemudian kardus itu kita minimalisir," tuturnya.
Serukan Materi Ceramah Ramadan yang Menyejukkan
Kanwil Kemenag Kota Yogyakarta menyerukan kepada para penceramah di bulan Ramadan untuk memberikan materi yang dapat meningkatkan kualitas keimanan bagi para umat muslim.
BACA JUGA : Ajak Satpol PP dan Dinas Terkait, Hasto Wardoyo Segera Tangani Sampah Kota Yogyakarta
BACA JUGA : TNI AL Lakukan Program Laboratorium Psikologi Maritim, Tumbuhkan Cinta Laut Minimalisir Sampah
"Tentu kami menghimbau kepada para penceramah untuk memberikan materi-materi yang menyejukkan yang tentunya mampu meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan," ujar Nadhif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: