56 Supir Angkutan Umum di Brebes Mendadak Jalani Tes Urine, Antisipasi dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

TES - Puluhan supir angkutan umum antre menjalani tes urine di Kantor Bakesbangpol Brebes, Kamis (5/12/2024).-Syamsul Falaq/ RATEG-
BREBES, diswayjogja.id – Mengantisipasi maraknya penyalahgunaan narkoba, 56 Supir angkutan umum di Kabupaten Brebes menjalani tes urine dadakan.
Hal itu, terungkap saat Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah Kota bawang menggelar Sosialisasi Pencegahan dan Penyalahgunaan Narkotika, Kamis (5/12).
Hasilnya, semua tes urine dinyatakan negatif dari zat narkoba. Pelaksanaan tes urine, berlangsung di Aula Bakesbangpol dengan tujuan memastikan para sopir terbebas dari penyalahgunaan narkoba.
Sekaligus, sebagai langkah preventif terhadap peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Brebes.
BACA JUGA : Kepala BNNK Tegal ; Waspada Judi Online Berpotensi Jadi Pintu Penyalahgunaan Narkoba
BACA JUGA : 50 Perwakilan OPD Brebes Mendadak Jalani Tes Urine BNN Kota Tegal di Bakesbangpol
"Kami sangat berharap, sopir angkutan umum bisa menjadi mitra pemerintah dalam mencegah peredaran narkoba dan meningkatkan keamanan di jalan raya. Sebab, aktifitasnya rentan di jalan raya," ungkap Kepala Bakesbsngpol Brebes M Sodiq.
Narasumber dari Badan Narkotika Nasional Kota Tegal, Satriana menyampaikan, Kabupaten Brebes saat ini berada dalam kondisi darurat narkoba.
Sebab, berdasarkan data, kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Brebes terus meningkat dengan pelaku didominasi oleh remaja dan dewasa.
"Pencegahan dini melalui edukasi dan pengawasan, seperti tes urin ini, sangat penting untuk memutus rantai penyalahgunaan," ungkapnya.
BACA JUGA : Wujudkan Sekolah Bersih Narkoba, BNNK Gelar Tes Urine Pelajar SMAN 5 Tegal
BACA JUGA : BNNK Tegal Gandeng 25 Kepala SD dan MI Wilayah Margadana, Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba
Selain tes urin, peserta juga mendapat edukasi tentang bahaya narkoba serta pentingnya keselamatan berlalu lintas dari IPDA Destian dari Polres Brebes.
Dalam materinya, Destian mengatakan, pentingnya tindakan antisipatif dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas demi mengurangi risiko kecelakaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: