Rekomendasi Mie Ayam Gerobak Legendaris Harga Kaki Lima di Pusat Jakarta

Rekomendasi Mie Ayam Gerobak Legendaris Harga Kaki Lima di Pusat Jakarta

Mie Ayam Pak Loso Menteng--

diswayjogja.id - Di tengah gemerlapnya ibu kota, budaya sarapan warga Jakarta memiliki keunikan tersendiri. Tidak seperti di daerah lain yang biasanya menyantap mie ayam sebagai makan siang atau makan sore, di Jakarta, hidangan ini seringkali menjadi pilihan utama untuk mengawali hari. Dari kebiasaan inilah, muncul banyak penjual mie ayam yang mulai beroperasi sejak pagi buta. Salah satu yang paling terkenal adalah Mie Ayam Pak Loso, sebuah gerobak sederhana yang berhasil membangun reputasi legendaris di kawasan elite Menteng, Jakarta Pusat.

Mie Ayam Pak Loso bukan hanya sekadar penjual mie ayam biasa. Gerobak ini telah menjadi bagian dari lanskap kuliner Menteng sejak tahun 1980-an, menawarkan hidangan lezat dengan harga yang sangat terjangkau. . Lokasinya sangat strategis, berada di Jalan Moh Yamin, tepat di seberang Polsek Menteng dan dekat dengan Jalan Surabaya yang terkenal sebagai pusat barang antik. Lokasi ini memudahkan para pekerja, turis, dan penduduk sekitar untuk mampir dan menikmati semangkuk mie ayam. Meskipun berjualan di kawasan yang dikenal mahal, Mie Ayam Pak Loso tetap mempertahankan harganya yang ramah di kantong, bahkan pada tahun 2008, harganya masih di angka Rp 6.000 saja.

Keberhasilan Mie Ayam Pak Loso tidak datang begitu saja. Usaha ini adalah warisan dari Pak Loso yang kini diteruskan oleh anaknya, Pak Sugi, sejak tahun 2017. Pak Sugi menceritakan perjalanan panjang gerobak ini, yang dulunya berjualan di sekitar Jalan Irian dan Jalan Lombok, sebelum akhirnya menetap di lokasi sekarang. Perpindahan ini tidak mengurangi kesetiaan pelanggan, melainkan justru memperluas jangkauan mereka.

Setiap harinya, gerobak sederhana ini mampu menjual 160 hingga 250 porsi mie ayam. Jumlah ini menunjukkan betapa besar kepercayaan dan kecintaan pelanggan terhadap Mie Ayam Pak Loso. Kualitas yang konsisten, rasa yang otentik, dan harga yang bersahabat menjadi resep utama kesuksesan yang telah dipertahankan selama puluhan tahun.

BACA JUGA : Jelajahi Cita Rasa Legendaris Bakmi BBT di Jakarta Timur, Simak Ulasan Lengkapnya Disini

BACA JUGA : Refrensi Kuliner Khas Lombok di Jakarta? Kuyy Coba Dapur Mandalika Dengan Sensasi Masakan Khas

Kualitas Bahan dan Resep Khas Wonogiri yang Terjaga

Meskipun dijual dengan harga yang murah, kualitas bahan baku yang digunakan di Mie Ayam Pak Loso tidak main-main. Menurut Pak Sugi, mereka selalu berusaha mempertahankan resep asli dari ayahnya. Semua bahan, mulai dari mie, kulit pangsit, isian pangsit, hingga sambal, dibuat sendiri alias homemade. . Bahkan, saus yang digunakan pun menggunakan merek mahal, dan daging ayamnya murni tanpa campuran apapun. Komitmen terhadap kualitas ini menjadi alasan mengapa mie ayam mereka terasa berbeda dan lebih unggul dibandingkan gerobak lainnya.

Salah satu keistimewaan Mie Ayam Pak Loso terletak pada resepnya yang mengadopsi gaya Wonogiri, daerah asal Pak Loso. Cita rasanya merupakan perpaduan harmonis antara rasa manis dan gurih. Jenis mie yang digunakan adalah mie keriting yang dibuat sendiri, menghasilkan tekstur yang sedikit pipih namun kenyal, berbeda dari mie keriting pada umumnya. Proses pembuatan mie ini memastikan teksturnya matang dengan sempurna, tidak lembek, dan mampu menyerap bumbu dengan baik.

Selain mie ayam, Mie Ayam Pak Loso juga menawarkan menu lain seperti mie yamin, pangsit rebus, kwetiau, dan bihun. Menu-menu ini juga diracik dengan bumbu yang sama, memastikan kualitas dan rasa yang konsisten. Ketersediaan menu yang tidak terlalu banyak ini menunjukkan fokus mereka pada kualitas, bukan kuantitas.

Laris Manis Hingga Ratusan Porsi Setiap Hari

Berjualan di kawasan elite tidak membuat Mie Ayam Pak Loso merasa terintimidasi. Justru, mereka memiliki basis pelanggan yang sangat loyal. Menurut Pak Sugi, orang-orang di Jakarta Pusat sangat menyukai mie ayam untuk sarapan, berbeda dengan kebiasaan di Jakarta Selatan. Keyakinan inilah yang membuat mereka tetap fokus berjualan di area ini.

BACA JUGA : Sensasi Kuliner Khas Sunda di Jakarta Pusat, Bisa Jadi Referensi Kulineran Keluarga Simak Informasi Lengkapnya

BACA JUGA : Destinasi Gudeg Koyor Paling Enak di Jakarta, Berikut Referensi Lengkapnya untuk Wisata Kulineran

Sebelum pandemi, Mie Ayam Pak Loso bahkan bisa menjual lebih dari 300 porsi per gerobak setiap harinya. Meskipun sempat vakum selama empat tahun, kini penjualan mereka kembali stabil di angka 160-250 porsi per gerobak. Jumlah ini bisa meningkat drastis di akhir pekan. Saat ini, Mie Ayam Pak Loso memiliki total 8 gerobak yang tersebar di sekitar Menteng hingga Kebon Kacang, membuktikan bahwa permintaan terhadap mie ayam mereka tetap tinggi.

Pak Sugi selalu menyarankan kepada pembeli untuk mencicipi rasa original mie ayamnya terlebih dahulu sebelum menambahkan sambal atau saus. Ini adalah cara untuk menghargai cita rasa asli yang telah mereka pertahankan. Tekstur mie yang kenyal dengan bumbu yang pas, tidak berlebihan atau keasinan, memang sudah sangat nikmat. Mie yamin, yang juga menjadi primadona di sini, menawarkan rasa manis gurih yang tidak mengecewakan. Menu ini semakin lezat saat disantap dengan ayam kecap, pangsit rebus, dan bakso.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait