Merapi Kembali Luncurkan 3 Awan Panas Guguran, Jarak Luncur Capai 2 Kilometer

Merapi Kembali Luncurkan 3 Awan Panas Guguran, Jarak Luncur Capai 2 Kilometer

Gunung Merapi mengalami tiga kali awan panas guguran pada Rabu sore, 30 September 2026, dengan estimasi jarak luncur mencapai 2 kilometer ke arah barat daya.--dok. Induk Frekom 86

Selain itu, tercatat 20 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 2-41 mm, satu kali gempa vulkanik dangkal serta satu kali gempa tektonik jauh. BPPTKG menyebut potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya.

Potensi tersebut meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer, Sungai Bedog, Krasak dan Bebeng sejauh maksimal 7 kilometer. Sementara pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 kilometer dan Sungai Gendol sejauh maksimal 5 kilometer.

BACA JUGA : Risiko Merapi dan Megathrust Tinggi, Anggaran Bencana DIY Rp18,3 Miliar Dipertanyakan

BACA JUGA : Titik Api Kembali Terpantau di Lereng Merapi, TNGM: Asap Mulai Mengecil

Selain itu, jika terjadi letusan eksplosif, lontaran material vulkanik dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak Merapi.

“Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awanpanas guguran di dalam daerah potensi bahaya,” imbuhnya.

Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas apa pun di daerah potensi bahaya. BPPTKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai ancaman lahar dan awan panas guguran, terutama ketika terjadi hujan di sekitar Gunung Merapi.

“Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi,” tandasnya.

Masyarakat juga diminta mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari aktivitas erupsi Gunung Merapi. Pihaknya menegaskan tingkat aktivitas Gunung Merapi dapat ditinjau kembali apabila terjadi perubahan aktivitas yang signifikan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: