Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Selasa Pagi, Status Masih Siaga Level III
Gunung Merapi kembali mengalami awan panas guguran sejauh 1,5 km pada Selasa (28/4/2026) pagi. BPPTKG mengimbau masyarakat menjauhi zona bahaya karena aktivitas masih tinggi.--dok. BPPTKG
Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Sungai Boyong hingga 5 km, Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga 7 km, Sungai Woro hingga 3 km, Sungai Gendol hingga 5 km.
Selain itu, lontaran material vulkanik berpotensi mencapai radius 3 km dari puncak jika terjadi erupsi eksplosif.
Agus menegaskan suplai magma masih berlangsung dan dapat memicu awan panas guguran sewaktu-waktu.
BACA JUGA : Merapi Siaga Level III, BPPTKG Catat 2 Awan Panas Guguran Sabtu Dini Hari
BACA JUGA : Sepekan Terakhir, Merapi Lontarkan Ratusan Guguran Lava ke Arah Sungai
“Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya,” tuturnya.
Masyarakat juga diminta untuk tidak beraktivitas di kawasan rawan serta mewaspadai ancaman lahar, terutama saat hujan turun di sekitar lereng Merapi.
BPPTKG turut mengingatkan potensi gangguan lain seperti abu vulkanik yang dapat berdampak pada kesehatan dan aktivitas warga.
“Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi,” tandas Agus.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: