Pergerakan Tanah di Pajangan Bantul Rusak 20 Rumah

Pergerakan Tanah di Pajangan Bantul Rusak 20 Rumah

Suasana rumah warga yang mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah di Padukuhan Guwo RT 03, Kalurahan Triwidadi, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul. Sebanyak 20 rumah terdampak dalam peristiwa tersebut.--Foto: IST

BACA JUGA : BPBD Sleman Tetapkan Dua Status Siaga, Merapi dan Cuaca Ekstrem

BACA JUGA : BPBD Sleman Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Jelang Lebaran 2026

Petugas BPBD Bantul telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian untuk memastikan kondisi lapangan sekaligus memetakan tingkat risiko yang mungkin masih terjadi.

Berdasarkan hasil pemantauan awal, area tersebut masih berpotensi mengalami pergerakan tanah susulan.

Karena itu, BPBD Bantul mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mendekati area yang mengalami pergeseran tanah demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.

“Kami mengimbau warga agar tidak mendekati area tersebut karena masih ada potensi pergerakan tanah susulan,” ucapnya. 

Selain melakukan pemantauan, BPBD Bantul juga telah mengusulkan kajian lebih lanjut kepada Badan Geologi. 

Kajian tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai penyebab pasti terjadinya pergerakan tanah di kawasan tersebut.

BACA JUGA : Cuaca Ekstrem Jogja, BPBD Perpanjang Status Siaga hingga Maret 2026

BACA JUGA : Bantul Terparah Terdampak Bencana, BPBD Kaji Dana Tak Terduga

Langkah ini dinilai penting agar pemerintah daerah dapat menentukan langkah mitigasi yang tepat, sekaligus mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Sementara itu, pihak pengembang perumahan di sekitar lokasi juga telah melakukan upaya penanganan awal. 

Salah satunya dengan menggunakan alat berat untuk membuka saluran air yang sebelumnya sempat menggenang di sekitar kawasan terdampak.

Pembukaan saluran air tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi tekanan air di dalam tanah yang diduga menjadi salah satu faktor pemicu terjadinya pergerakan tanah.

BPBD Bantul memastikan akan terus melakukan pemantauan perkembangan kondisi di lapangan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan keselamatan warga di sekitar lokasi kejadian.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: