DLH Sleman Soroti Limbah Peternakan Picu Bakteri Coliform di Sungai
Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, Sugeng Riyanta, menjelaskan potensi pencemaran sungai akibat limbah peternakan dan penggunaan pupuk kandang yang belum matang, Jumat (6/3/2026).--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
Ia menyebutkan bahwa target indeks kualitas air di Sleman sebesar 75,43.
BACA JUGA : Darurat Sampah, DLH Yogyakarta Kosongkan Depo dan Tingkatkan Operasi UPS 24 Jam Mulai Hari Ini
BACA JUGA : Antisipasi Pelanggaran THR, Dinsosnakertrans Yogyakarta Buka Posko Konsultasi Pekerja hingga 27 Maret
Namun hingga saat ini capaian yang diraih baru berada di kisaran angka 72.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kualitas air sungai di wilayah Sleman masih perlu ditingkatkan agar dapat memenuhi target yang telah ditetapkan dalam indikator lingkungan hidup daerah.
DLH Sleman berharap koordinasi lintas sektor yang dilakukan saat ini dapat menghasilkan langkah-langkah konkret ke depan, sehingga berbagai sumber pencemaran dapat dikendalikan dan kualitas lingkungan, khususnya air sungai, dapat terus membaik.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: