Pemkab Sleman Pertimbangkan Bantuan APBD akibat Penurunan Dana Desa
Kepala Dinas PMK Sleman R. Budi Pramono menjelaskan dampak penurunan dana desa terhadap anggaran kalurahan di Kabupaten Sleman.--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
BACA JUGA : Pemkab Sleman Perkuat Pengendalian Pencemaran Lingkungan Lewat Komunitas Sungai
BACA JUGA : Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Sleman, Puluhan Pohon Tumbang dan Genteng Berterbangan
“Terkait kabar ada desa yang tidak mampu membayar staf, sebenarnya masih mampu. Hanya saja tidak semua tunjangan bisa dibayarkan secara penuh karena komponen penghasilan pamong kalurahan itu terdiri dari banyak unsur,” jelasnya.
Ia mengatakan pemangkasan dana desa memang menjadi persoalan bersama yang perlu disikapi secara hati-hati oleh pemerintah desa maupun pemerintah daerah.
Menurutnya, beberapa desa mulai menyampaikan keberatan karena sebelumnya berbagai tunjangan telah diberikan secara maksimal kepada perangkat desa.
“Pemangkasan dana desa ini memang menjadi persoalan bersama. Ada beberapa desa yang merasa keberatan karena sebelumnya berbagai tunjangan sudah diberikan secara maksimal,” ucapnya.
Ia menjelaskan, ketika dana desa mengalami pengurangan, secara otomatis kemampuan anggaran desa juga ikut menurun.
Hal ini berpotensi memengaruhi berbagai program maupun kebijakan yang sebelumnya telah dirancang oleh pemerintah kalurahan.
BACA JUGA : Pemkab Sleman Perkuat Ketahanan Pangan melalui Peningkatan Produktivitas Pertanian dan Perikanan
BACA JUGA : Anak 5 Tahun Tewas Tertemper Kereta Bandara di Gamping Sleman
“Ketika dana desa berkurang, otomatis kemampuan anggaran juga ikut berkurang. Namun sebenarnya masih bisa dicari solusi agar pelayanan di desa tetap berjalan,” tuturnya.
Salah satu solusi yang dapat dipertimbangkan, lanjutnya, adalah mengalihkan sumber pembiayaan tunjangan dari Pendapatan Asli Desa (PADes) bagi kalurahan yang memiliki potensi pendapatan cukup tinggi.
“Misalnya tunjangan dapat dialihkan dari Pendapatan Asli Desa bagi desa yang memiliki PADes tinggi. Alternatif lain tentu juga perlu dipertimbangkan, karena pengurangan tunjangan ini sangat sensitif,” imbuhnya.
Selain itu, pemerintah desa juga didorong untuk semakin mengoptimalkan potensi ekonomi lokal agar mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa.
Menurutnya, banyak desa di Sleman sebenarnya memiliki potensi yang dapat dikembangkan untuk menambah pemasukan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: