TMMD Sleman 2025, TNI dan Warga Bersinergi Ubah Margoluwih dalam 30 Hari
Upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap IV diikuti TNI dan warga setempat, menandai dimulainya pembangunan fisik dan nonfisik di desa Margoluwih, Rabu (8/10/2025)--Foto: HO (Humas Pemkab Bantul)
SLEMAN, diswayjogja.id – Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun 2025 kembali digelar di Kabupaten Sleman.
Upacara pembukaan dilaksanakan Rabu (8/10/2025) di Stadion Tentara Genie Pelajar (TGP) Margoluwih, Seyegan, dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa.
TMMD Sengkuyung merupakan program yang menggabungkan kekuatan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi dan sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam upaya akselerasi pembangunan, terutama di wilayah pedesaan,” katanya.
Menurutnya, TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mendorong kesejahteraan masyarakat melalui fasilitas dan infrastruktur yang dihasilkan.
“Harapan saya, infrastruktur yang telah dibangun ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dengan baik, sehingga mendorong perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat di wilayah Margoluwih,” ujarnya.
BACA JUGA : Mobil Dinas Pemkab Brebes Masuk Jurang setelah Ikuti Penutupan TMMD
BACA JUGA : Camat Tegal Barat dan Lurah Pekauman Tinjau Perbaikan Saluran Program TMMD 2024
Letkol Inf Yusuf Prasetyo, Dandim 0732/Sleman, menjelaskan bahwa TMMD menyasar pembangunan fisik dan nonfisik selama 30 hari, mulai 8 Oktober - 6 November 2025.
“Pembangunan fisik meliputi talud jalan, pemulihan badan jalan, pembuatan jembatan, hingga gorong-gorong, sementara nonfisik meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, Kamtibmas, narkoba, judi, kejahatan anak di jalan, serta pencegahan stunting melalui peran Posyandu dan Pos Bindu,” jelasnya.
Program TMMD tahap ini dikerjakan oleh satu Satuan Setingkat Peleton (SST) TNI dengan bantuan aktif masyarakat setempat.
Ia menambahkan, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalurahan Margoluwih.
Anggaran pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV mencapai Rp525 juta, bersumber dari APBD DIY sebesar Rp75 juta dan APBD Kabupaten Sleman Rp450 juta.
“Dana ini digunakan untuk membangun fasilitas yang bisa langsung dirasakan masyarakat, baik dari sisi infrastruktur maupun pendidikan nonfisik,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: