Sinkhole Diameter 5 Meter Menganga di Popohan Kalibawang, Warga Khawatir Permukiman Terancam

Sinkhole Diameter 5 Meter Menganga di Popohan Kalibawang, Warga Khawatir Permukiman Terancam

Tanah ambles sedalam hampir 50 meter kembali muncul di Dusun Popohan, Kalibawang, Kulon Progo, Rabu (25/2/2026), warga khawatir permukiman terancam dan menunggu arahan BPBD untuk penanganan.--dok. Dukuh Popohan

KULON PROGO, diswayjogja.id - Fenomena tanah ambles hingga membentuk lubang menganga atau sinkhole kembali terjadi di Dusun Popohan, Kalurahan Banjararum, Kapanewon Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo, Rabu (25/2/2026) pagi.

Lubang tersebut diperkirakan memiliki diameter 4–5 meter dengan kedalaman hampir 50 meter. Kondisinya dikhawatirkan mengancam permukiman warga karena hanya berjarak kurang dari lima meter dari belakang rumah milik Karyo Dimedjo.

Dukuh Popohan, Restu Bayu Permadi, menduga amblesnya tanah dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut hampir sepekan terakhir.

“Diduga mungkin karena hujan. Apalagi Dusun Popohan ini tanahnya labil,” ujarnya, Jumat (27/2/2026).

Menurut Bayu, karakteristik lubang yang muncul kali ini memiliki diameter dan kedalaman hampir sama dengan peristiwa serupa pada Juli 2023 lalu.

BACA JUGA : Fenomena Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Ahli Geologi Ungkap Penyebab dan Tanda-Tandanya

BACA JUGA : Akses Sentolo–Nanggulan Terputus, Jembatan di Banguncipto Amblas Akibat Hujan Deras

“Bagian yang ambles berdiameter 4-5 meter. Diperkirakan kedalaman bisa mencapai 50 meter,” katanya.

Pasca kejadian, warga sekitar bergotong royong membuat parit di sekeliling lubang untuk mencegah air hujan masuk ke dalam sinkhole yang dapat memperparah amblesan. Lubang tersebut juga ditutup menggunakan terpal sebagai langkah sementara.

Pihak pedukuhan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kalurahan Banjararum dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kulon Progo untuk tindak lanjut penanganan.

“Kami masih menunggu arahan dari BPBD Kulon Progo untuk tindak lanjutnya,” tutur Bayu.

Fenomena serupa di lokasi yang sama tiga tahun silam juga sempat ditinjau berbagai instansi, termasuk Polres Kulon Progo dan tim akademisi.

BACA JUGA : Sampah Jadi Pemicu Talud Ambrol di Sungai Buntung, Pemkot Soroti Bangunan di Atas Sempadan

BACA JUGA : Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Kota Yogyakarta, Talud Ambrol dan Rumah Tergenang

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: