Bantul Terparah Terdampak Bencana, BPBD Kaji Dana Tak Terduga
Sekretaris BPBD Bantul, Ribut Bimo Haryo Tejo, memberikan keterangan kepada media terkait penanganan bencana dan kajian dana tak terduga di Bantul.--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
BACA JUGA : Gempa M4,5 Sesar Opak Guncang Bantul, BPBD Sebut Belum Ada Kerusakan
BACA JUGA : Gempa Beruntun Guncang Bantul, BPBD Sleman Pantau Dua Sesar Aktif
Ia memastikan bahwa keterbukaan informasi menjadi komitmen pemerintah daerah dalam situasi kebencanaan.
Seluruh perkembangan, baik terkait dampak terhadap masyarakat maupun kerusakan fisik, akan diperbarui secara berkala agar publik memperoleh informasi yang akurat.
“Tentu seluruh perkembangan, baik terkait dampak korban di masyarakat maupun kerusakan bangunan dan lainnya, akan terus kami perbarui kepada rekan-rekan media,” imbuhnya.
Bantul selama ini dikenal sebagai daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi.
Bahkan, wilayah ini kerap disebut sebagai “supermarket bencana” karena memiliki sedikitnya 11 potensi ancaman, mulai dari gempa bumi, tsunami, banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem, hingga kekeringan.
Dengan kondisi geografis dan potensi risiko tersebut, langkah antisipasi menjadi fokus utama pemerintah daerah.
BACA JUGA : BPBD DIY Ingatkan Waspada Cuaca Ekstrem, Gunungkidul Jadi Wilayah Paling Terdampak
BACA JUGA : Risiko Hujan Lebat Menguat di Awal 2026, Ini Peringatan BPBD Sleman
BPBD terus mendorong peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi kemungkinan bencana di masa mendatang.
Edukasi, simulasi kebencanaan, hingga penguatan koordinasi lintas sektor menjadi bagian dari strategi mitigasi yang dijalankan.
Selain itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga telah berkunjung ke Bantul untuk melihat secara langsung dampak bencana yang terjadi.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat sekaligus bagian dari koordinasi untuk memastikan dukungan yang dibutuhkan daerah dapat segera diberikan.
Di tengah situasi yang menantang, ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir mendampingi masyarakat. Ia mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak panik, sembari meningkatkan kewaspadaan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: