Serap 5.024 Tenaga Kerja, Sleman Jalankan 194 Paket Padat Karya 2026
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman, Siti Istiqomah Tjatur Sulistijaningtyas, menjelaskan rencana pelaksanaan program padat karya 2026 yang menyasar ribuan tenaga kerja dari kelompok rentan.--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
“Prinsipnya memang paket karya adalah bansos, tetapi bansos di sini bukan sekadar memberikan bantuan lalu selesai. Bansos ini adalah bansos yang menghasilkan karya,” sebutnya.
BACA JUGA : Komdis PSSI Sanksi PSS Sleman Usai Insiden Asap vs Barito Putera, Tanpa Penonton 4 Laga
BACA JUGA : Sleman Siapkan TPST dan Fasilitas Energi dari Sampah Hadapi Penutupan TPA Piyungan
Dalam skema tersebut, masyarakat penerima bantuan diwajibkan memberikan kontribusi tenaga untuk membangun infrastruktur yang telah ditetapkan, seperti perbaikan jalan lingkungan, drainase, atau sarana pendukung lainnya.
Dengan begitu, manfaat program tidak hanya dirasakan secara ekonomi melalui upah kerja, tetapi juga secara sosial dan fisik melalui peningkatan kualitas lingkungan.
Pemerintah Kabupaten Sleman menilai pendekatan ini mampu menciptakan efek ganda.
Di satu sisi, program ini menjadi jaring pengaman sosial bagi kelompok rentan.
Di sisi lain, paket karya berperan sebagai instrumen pembangunan berbasis masyarakat yang memperkuat rasa memiliki dan tanggung jawab warga terhadap hasil pembangunan.
Melalui paket karya, Sleman berharap upaya penanggulangan pengangguran dan kemiskinan dapat berjalan beriringan dengan percepatan pembangunan infrastruktur sederhana di tingkat lokal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: