Ribuan Penerima Bansos Sleman Diverifikasi Terkait Dugaan Judi Online

Ribuan Penerima Bansos Sleman Diverifikasi Terkait Dugaan Judi Online

Petugas Dinas Sosial Kabupaten Sleman melayani masyarakat dalam proses pendataan dan verifikasi bantuan sosial di Sleman, Kamis (5/2/2026)--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id

BACA JUGA : 8.008 Warga Bantul Hidup di Garis Kemiskinan Ekstrem, Dinsos: Ini Bukan Sekadar Soal Uang

BACA JUGA : Dinsos Sleman Dorong Kolaborasi dengan Kampus untuk Putus Mata Rantai Kemiskinan

Berdasarkan data sementara, jumlah penerima bansos di Kabupaten Sleman yang masuk dalam proses verifikasi akibat indikasi tersebut mencapai sekitar dua ribu orang. 

Angka ini masih bersifat dinamis dan dapat berubah seiring berjalannya proses pendataan dan klarifikasi lanjutan.

“Di Sleman itu ada sekitar dua ribuan,” ujarnya. 

Dinas Sosial Sleman menekankan bahwa langkah verifikasi ini bukan bentuk kriminalisasi terhadap penerima bansos, melainkan bagian dari upaya menjaga akuntabilitas penyaluran bantuan pemerintah. 

Bansos, menurutnya, merupakan hak masyarakat rentan yang harus dilindungi dari potensi penyalahgunaan, baik oleh penerima maupun pihak lain yang memanfaatkan rekening penerima.

Selain itu, pemerintah daerah juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan validitas data serta menghindari kesalahan penafsiran sistem terhadap transaksi digital yang semakin kompleks. 

BACA JUGA : Tak Lagi Bergantung Bansos, 306 KPM PKH Yogya Ajukan Graduasi Mandiri

BACA JUGA : Suami atau Anak Terlibat Judi Online, Bansos Satu Keluarga di DIY Ikut Dihentikan

Proses ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dan sosial bagi masyarakat penerima bansos.

Pemkab Sleman mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan kooperatif selama proses verifikasi berlangsung. 

Penerima bansos yang dipanggil atau dimintai klarifikasi diharapkan memberikan keterangan yang sebenar-benarnya agar proses dapat berjalan cepat dan adil.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: