Warisan Budaya Takbenda Sleman Terancam, Disbud Soroti Minim Data dan Regenerasi
Kegiatan seni tradisional di Sleman yang menampilkan pelaku budaya lokal sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan warisan budaya takbenda di Bumi Sembada.--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
BACA JUGA : Ubarampe Labuhan Merapi, Tradisi yang Jaga Alam dan Budaya
BACA JUGA : Upacara Bahasa Brebesan dan Sunda Hingga Kirab Budaya, Wujud Akulturasi Identitas Hari Jadi Brebes 348
Banyak tradisi dan praktik budaya yang hanya diwariskan secara lisan dari generasi ke generasi tanpa didukung catatan tertulis, rekaman audio-visual, atau arsip digital.
Akibatnya, penelusuran asal-usul dan perkembangan tradisi kerap mengalami hambatan.
“Keterbatasan dokumentasi sejarah membuat kami kesulitan menelusuri asal-usul dan perkembangan suatu tradisi, sehingga penguatan narasi budayanya belum optimal,” tuturnya.
Di sisi lain, Disbud Sleman juga mencermati menurunnya minat generasi muda untuk terlibat sebagai pelaku budaya.
Perubahan gaya hidup, arus modernisasi, serta dominasi budaya populer dinilai turut memengaruhi partisipasi anak muda dalam kegiatan budaya tradisional.
Jika tidak segera diantisipasi, sejumlah tradisi lokal dikhawatirkan akan kehilangan penerusnya.
BACA JUGA : Menelusuri 5 Destinasi Wisata Unik yang Sarat Sejarah dan Budaya di Jakarta, Simak Ulasan Lengkapnya Berikut
BACA JUGA : Menelusuri Modernitas Budaya Kopitiam di Surabaya
Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah daerah mulai merancang program yang lebih inklusif dan adaptif.
Sejumlah inisiatif diarahkan pada pelibatan sekolah, komunitas pemuda, dan kelompok seni dalam kegiatan pelatihan, festival budaya, hingga pendokumentasian berbasis digital.
Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan ketertarikan generasi muda sekaligus memperkuat basis data warisan budaya takbenda.
Disbud Sleman berharap, penguatan inventarisasi dan dokumentasi dapat menjadi fondasi dalam membangun sistem data yang komprehensif dan berkelanjutan.
Basis data tersebut nantinya akan menjadi rujukan dalam penetapan kebijakan, pengembangan program edukasi, serta pengusulan warisan budaya takbenda ke tingkat provinsi dan nasional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: