DIY Jadi Pusat Cek Kesehatan Gratis Nasional, Data Terhubung Sistem Kesehatan RI
Kepala Dinas Kesehatan DIY dr. Gregorius Anung Trihadi saat menjelaskan integrasi data cek kesehatan gratis DIY ke dalam sistem kesehatan nasional di Yogyakarta.--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi titik utama pelaksanaan kegiatan seremonial nasional cek kesehatan gratis yang digagas pemerintah untuk memperkuat basis data kesehatan masyarakat.
Program ini dinilai sebagai penguatan dari kebijakan lama yang kini diperluas dengan keterlibatan aktif puskesmas sebagai garda terdepan pengumpulan data.
Kepala Dinas Kesehatan DIY, dr. Gregorius Anung Trihadi, mengatakan program tersebut tidak hanya berfokus pada pemeriksaan semata, melainkan pada integrasi data kesehatan masyarakat secara nasional.
“Kalau dulu hanya pemeriksaan kesehatan, sekarang menjadi cek kesehatan gratis yang melibatkan puskesmas untuk memastikan data tersebut masuk dan menjadi data dasar kesehatan masyarakat di seluruh Indonesia,” katanya, Jumat (30/1/2026).
Menurutnya, seluruh hasil pemeriksaan di DIY akan langsung terhubung dengan sistem data kesehatan nasional.
BACA JUGA : Soroti Program MBG dan P3K SPPG, DPRD DIY Ingatkan Guru Juga Harus Sejahtera
BACA JUGA : Bertemu Sri Sultan, Wamenkes RI Beberkan Alasan DIY Diawasi Stunting dan TBC
Hal ini diharapkan mampu memetakan kondisi kesehatan masyarakat secara lebih akurat dan berkelanjutan.
“Kalau di kita, berarti masuk ke data ini. Jadi sebenarnya ini program lama, tetapi kemudian diperkuat dengan beberapa perbaikan dan penambahan. Dan ini luar biasa,” ucapnya.
DIY dipilih sebagai lokasi utama kegiatan seremonial besar tahun ini.
Namun, rangkaian cek kesehatan gratis tidak berhenti di sana.
Pemeriksaan lanjutan juga akan digelar untuk kelompok pekerja, seiring peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
“Untuk tahun ini, kegiatan seremonial besar seperti ini memang hanya dilakukan di sini. Namun, besok dan juga pada awal Februari, kita bekerja sama untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi para pekerja,” tuturnya.
BACA JUGA : Belum Ada Kasus, Pemda DIY Tetap Waspada Ancaman Virus Nipah
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: