Wamenkes Targetkan Pemerataan Lab TB, Soroti Ketimpangan Akses di Papua
Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus memberikan keterangan kepada awak media saat kunjungan kerja di BB Labkesmas Yogyakarta, Bantul--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
"Dengan kemajuan bangsa, Sorong juga memiliki lokasi yang sangat penting dan strategis. Ada bandara," tegasnya.
Ia menambahkan, tanpa akses transportasi yang memadai, waktu tunggu masyarakat untuk mendapatkan hasil pemeriksaan kesehatan dapat menjadi jauh lebih lama.
Kondisi ini berpotensi menghambat penanganan penyakit yang membutuhkan respons cepat.
BACA JUGA : Distribusi MBG Bantul Fokus Jaga Gizi Siswa Saat Puasa
BACA JUGA : Potensi Ekonomi Besar, Bupati Bantul Dorong KSP Korpri Kabupaten Batur Jadi Sumber Kesejahteraan ASN
"Kalau kita sampai Papua, di ujungnya ada Sorong," sebutnya membawa penekanan pada peran kota tersebut sebagai gerbang dan pusat layanan kawasan.
Ia mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk terus memperkuat peran Sorong sebagai hub layanan kesehatan di wilayah timur.
Penguatan ini, menurutnya, tidak hanya berupa pembangunan fasilitas fisik, tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia, sistem rujukan, serta dukungan anggaran yang berkelanjutan.
Ia berharap, dengan strategi yang tepat, masyarakat di enam provinsi di Papua dapat merasakan layanan kesehatan yang setara dengan wilayah lain di Indonesia.
Pemerataan tersebut diyakini akan mempercepat pembangunan manusia dan memperkuat ketahanan kesehatan nasional.
Menurutnya, tantangan geografis seharusnya tidak menjadi penghalang bagi negara untuk hadir di setiap sudut wilayah.
BACA JUGA : Bantul Andalkan BTT dan Peran Warga Hadapi Ancaman Sesar Opak
BACA JUGA : Gempa M4,5 Sesar Opak Guncang Bantul, BPBD Sebut Belum Ada Kerusakan
Sebaliknya, luasnya Indonesia harus menjadi alasan kuat untuk mempercepat inovasi dan kolaborasi lintas sektor dalam membangun sistem kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: