DPRD Bantul Tegaskan Standar Keamanan MBG Ramadan

DPRD Bantul Tegaskan Standar Keamanan MBG Ramadan

Ilustrasi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa--Foto: INT

BACA JUGA : MBG 2026 Serap 66% Anggaran Pendidikan, Sleman Fokus Perjuangkan Hak Guru Honorer

BACA JUGA : Setahun Program MBG, Ahli Gizi UGM Soroti Keracunan Anak dan Risiko UPF

Ia mengusulkan agar bantuan makanan pada periode tersebut diberikan dalam bentuk takjil.

“Harapan kami, kalau waktu libur MBG-nya bisa dibagikan dalam bentuk takjil, karena itu bisa meringankan biaya ketika sekolah mengadakan acara buka puasa bersama,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa program yang bertujuan memenuhi kebutuhan gizi peserta didik harus berjalan seiring dengan standar keamanan pangan yang tinggi. 

Menurutnya, pengawasan perlu diperkuat di setiap tahapan, mulai dari pengadaan, pengolahan, hingga distribusi makanan.

“Aspek kelayakan makanan harus menjadi prioritas utama. Kualitas, kebersihan, dan kehalalan wajib dijaga secara ketat agar tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi siswa," ucapnya. 

Ia menyebut, penguatan pengawasan bukan hanya tugas pemerintah daerah, tetapi juga melibatkan sekolah dan pihak penyedia makanan.

BACA JUGA : Program MBG Bantul, Anak Sehat melalui Gizi dan Kerja Sama Lintas Sektor

BACA JUGA : Kritik Menu MBG Muncul, BGN Tegaskan Tak Ada Paksaan Anak Masuk Sekolah Saat Libur

Dengan koordinasi yang baik, potensi masalah seperti makanan tidak layak konsumsi atau distribusi yang tidak sesuai ketentuan dapat dihindari.

“Pengawasan harus diperkuat agar program ini benar-benar aman dan tepat sasaran, sehingga manfaat pemenuhan gizi bisa dirasakan secara maksimal oleh peserta didik,” tuturnya. 

Selama Ramadan, dinamika kegiatan sekolah dan kebiasaan siswa yang berpuasa turut menjadi pertimbangan dalam pelaksanaan MBG. 

DPRD Bantul, lanjutnya, berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan secara berkelanjutan agar pelaksanaan program tetap sejalan dengan kebutuhan siswa.

“Kami akan terus mengawasi pelaksanaan MBG selama Ramadan agar tujuan pemenuhan gizi tetap tercapai, sekaligus selaras dengan kebutuhan siswa yang berpuasa dan aktivitas sekolah," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: