Siaga Lebaran 2026, Dinkes Sleman Perkuat Pos Terpadu dan Layanan Kesehatan 24 Jam
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Cahya Purnama--Foto: Kristiani Tandi Rani/diswayjogja.id
SLEMAN, diswayjogja.id - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Kesehatan memperkuat kesiapsiagaan layanan kesehatan menjelang libur Hari Raya Idul Fitri 2026.
Upaya ini dilakukan dengan meningkatkan koordinasi lintas sektor serta mengoptimalkan operasional Pos Terpadu untuk memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan selama periode libur panjang.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Cahya Purnama, mengatakan bahwa penguatan sistem layanan kesehatan tersebut merupakan langkah antisipatif terhadap potensi peningkatan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat selama arus mudik dan libur Lebaran.
Menurutnya, kesiapan layanan kesehatan menjadi faktor penting untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan medis yang cepat dan tepat, terutama dalam situasi darurat.
“Kami meningkatkan jejaring kerja sama dengan berbagai instansi dan pemangku kepentingan di Kabupaten Sleman, termasuk tenaga kesehatan yang bertugas memberikan pelayanan kesehatan, pelayanan kegawatdaruratan, serta evakuasi medis selama libur Idul Fitri 2026,” katanya, Senin (16/3/2026).
BACA JUGA : Polisi Amankan Pelajar Ugal-ugalan di Jalan Palagan Sleman
BACA JUGA : Sisa Enam Laga Krusial, PSS Sleman Siapkan Plan B di Lini Depan dalam Perburuan Tiket Liga 1
Koordinasi tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari fasilitas pelayanan kesehatan, tenaga medis, hingga instansi terkait yang mendukung operasional layanan kesehatan di lapangan.
Selain memperkuat koordinasi, Dinas Kesehatan juga menyiapkan Pos Terpadu yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai.
Pos tersebut menjadi titik pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis selama periode libur Lebaran.
Ia menjelaskan bahwa setiap Pos Terpadu minimal dilengkapi dengan ruang pemeriksaan pasien, emergency kit, serta ketersediaan obat-obatan untuk penanganan awal pasien.
“Kami memastikan Pos Terpadu memiliki sarana prasarana yang memadai, termasuk tempat pemeriksaan pasien, emergency kit, dan obat-obatan agar pelayanan kesehatan bisa diberikan secara cepat kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
BACA JUGA : Eks Bupati Sleman Sri Purnomo Dituntut 8,5 Tahun Penjara dalam Kasus Dana Hibah Pariwisata
BACA JUGA : DPUPKP Sleman Kebut Perbaikan 58 Ruas Jalan Jelang Mudik, Progres Capai 85 Persen
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: