Yogyakarta Bebas Rabies dan PMK, Vaksinasi Hewan Gratis Berlanjut 2026
Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta memastikan status Yogyakarta bebas rabies dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang 2025 melalui program vaksinasi hewan gratis, program ini akan berlanjut pada 2026 sebagai upaya menjaga kesehatan hewan.--dok. Pemkot Jogja
YOGYAKARTA, diswayjogja.id – Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Yogyakarta berkomitmen dalam menjaga kesehatan hewan sekaligus mencegah penyebaran penyakit hewan menular, melalui optimalisasi program vaksinasi gratis bagi hewan ternak maupun hewan penular rabies (HPR) di wilayah Kota Yogyakarta.
Sepanjang tahun 2025, DPP Kota Yogyakarta telah menyelesaikan berbagai program vaksinasi strategis. Kepala Bidang Perikanan dan Kehewanan DPP Kota Yogyakarta, Sri Panggarti, mengungkapkan vaksinasi rabies gratis bagi anjing, kucing, serta kera atau monyet telah dilaksanakan pada Februari dan September 2025.
“Kegiatan vaksinasi rabies dilakukan di tingkat kelurahan, praktik dokter hewan mandiri, serta di Poliklinik Hewan Kota Yogyakarta,” ujar Sri Panggarti dalam keterangannya, Rabu (14/1/2026).
Selain rabies, DPP Kota Yogyakarta juga melaksanakan vaksinasi gratis Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bagi sapi, kambing, dan domba pada Januari, Februari, Maret, serta Juli 2025. Sementara itu, vaksinasi Newcastle Disease (ND) untuk unggas dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa di Poliklinik Hewan Kota Yogyakarta dengan mekanisme pembayaran retribusi.
BACA JUGA : Warga Antusias Ikuti Vaksinasi Rabies Gratis, Pemkot Yogyakarta Targetkan 45 Kelurahan Tersentuh
BACA JUGA : Pemkot Yogyakarta Berikan 3.000 Vaksin Rabies Gratis Sepanjang September, Ini Syarat dan Jadwalnya
Tak hanya berfokus pada hewan ternak besar, DPP juga melaksanakan vaksinasi ayam petelur di Kelompok Ternak Winongo Asri pada Desember 2025. Vaksin yang diberikan meliputi Newcastle Disease (ND), Infectious Bronchitis (IB), Egg Drop Syndrome (EDS), Avian Influenza atau flu burung (AI), serta vaksin Coryza. Ayam petelur tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian.
“Alhamdulillah, setelah berbagai program vaksinasi tersebut dilaksanakan, hingga saat ini Kota Yogyakarta masih dinyatakan bebas rabies,” jelas Sri Panggarti.
Melalui pelaksanaan vaksinasi PMK, DPP mencatat tidak adanya laporan kasus PMK pada hewan ternak di Kota Yogyakarta sepanjang tahun 2025, khususnya pada sapi, kambing, dan domba. Demikian pula, hingga kini tidak ditemukan laporan kasus Newcastle Disease pada ayam di wilayah Kota Yogyakarta.
Memasuki tahun 2026, DPP Kota Yogyakarta kembali menyiapkan sejumlah program lanjutan. Vaksinasi rabies gratis terprogram akan dilaksanakan pada Februari dan September 2026 di Poliklinik Hewan Kota Yogyakarta, kelurahan, serta praktik dokter hewan mandiri. Selain itu, layanan vaksinasi rabies secara reguler tetap dibuka setiap hari di Poliklinik Hewan Kota Yogyakarta dengan mekanisme pembayaran retribusi.
BACA JUGA : Kasus Evakuasi Hewan di Kota Jogja Meledak, 771 Laporan Didominasi Sarang Tawon dan Ular
BACA JUGA : Cegah Super Flu di Lingkungan Kampus, Pakar UMY Ingatkan Vaksinasi dan Protokol Kesehatan
DPP juga merencanakan vaksinasi PMK gratis bagi sapi, kambing, dan domba pada Februari dan Juli 2026. Adapun vaksinasi ND untuk unggas akan tetap dilaksanakan rutin setiap hari Selasa di Poliklinik Hewan Kota Yogyakarta. Program vaksinasi ayam petelur di Kelompok Ternak Winongo Asri juga akan kembali digelar dengan menyesuaikan jadwal vaksinasi.
Tak hanya vaksinasi, pada tahun 2026 Tim Kerja Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner DPP Kota Yogyakarta akan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang kesehatan hewan, pengawasan dan monitoring lalu lintas hewan, pengawasan hewan kurban, pelayanan kesehatan hewan gratis, serta rekomendasi perizinan dan non-perizinan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: