YOGYAKARTA, diswayjogja.id - Tim gabungan Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan Harga dan Mutu Beras DIY menggelar pemantauan di tiga titik di Kota Yogyakarta, Rabu (2/9/2026), untuk memastikan kualitas beras tetap terjaga serta harganya sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Pengecekan dilakukan di Pasar Beringharjo, Pasar Prawirotaman, dan Gudang Beras Yogyakarta yang mewakili pasar tradisional hingga tingkat distributor.
Operasi gabungan ini melibatkan Satgas Pangan Polda DIY, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Perum Bulog Kanwil DIY, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP).
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan mengatakan hasil pemantauan menunjukkan stok beras di Kota Yogyakarta masih mencukupi dan harga jualnya tetap berada dalam batas ketentuan pemerintah.
BACA JUGA : Pastikan Daging Sapi Bebas Gelonggongan, Dinas Pertanian Yogyakarta Sidak Pasar
BACA JUGA : Sidak di Ritel Besar Kota Jogja, Pemkot dan BBPOM DIY Temukan Label Produk Belum Lengkap
"Dari hasil pengecekan tim gabungan di tiga lokasi tersebut, mutu dan harga beras yang beredar di wilayah Kota Yogyakarta masih sesuai dengan ketentuan HET. Stok dan ketersediaannya pun mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Ihsan.
Berdasarkan hasil uji petik di lapangan, harga beras di masing-masing lokasi masih berada pada kisaran yang stabil. Di Pasar Beringharjo, beras SPHP dijual seharga Rp12.000 per kilogram, sedangkan beras medium dijual Rp13.000 per kilogram.
Sementara di Pasar Prawirotaman, salah satu pedagang menjual beras SPHP Rp12.000 per kilogram dan beras medium Rp13.500 per kilogram.
Pada tingkat distributor di Gudang Beras Yogyakarta, beras medium dipasarkan seharga Rp13.500 per kilogram, sedangkan beras premium dijual Rp14.800 per kilogram. Seluruh komoditas tersebut dipastikan tersedia dalam jumlah yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
BACA JUGA : Sidak Gudang Beras, Pemkot Yogyakarta Pastikan Ketersediaan Beras di Pasaran Mencukupi
BACA JUGA : Mayoritas UMKM di Jogja Dikelola Perempuan, Kini Punya Peluang Masuk Pasar Lebih Luas
Polda DIY menegaskan pengawasan terhadap harga dan mutu beras akan terus dilakukan secara berkala bersama instansi terkait untuk mencegah lonjakan harga maupun potensi kelangkaan pasokan.
"Satgas Pangan terdiri dari personel Ditreskrimsus Polda DIY bersama Bulog dan dinas terkait berkomitmen untuk terus melaksanakan patroli pasar secara berkala. Kami berkoordinasi secara intensif guna menjamin ketersediaan dan keterjangkauan harga beras bagi seluruh lapisan masyarakat DIY," jelas Ihsan.
Pihaknya berharap pengawasan rutin tersebut mampu menjaga stabilitas pangan di DIY sehingga masyarakat tetap memperoleh beras dengan harga yang terjangkau.