SLEMAN, diswayjogja.id Wajah peringatan hari besar keagamaan Islam mulai mengalami perubahan. Jika selama ini Panitia Hari Besar Islam (PHBI) identik dengan pengajian dan seremoni keagamaan, kini sejumlah PHBI di berbagai daerah mulai merambah kegiatan yang lebih populis agar dakwahnya mampu menjangkau lebih banyak kalangan masyarakat.
Kegiatan yang memadukan unsur sosial, ekonomi, kesehatan, olahraga hingga budaya mulai banyak digelar dalam rangkaian perayaan hari besar Islam. Tujuannya tidak hanya memperingati momentum keagamaan, tetapi juga menghadirkan ruang kebersamaan yang bisa dirasakan seluruh warga. Salah satu contoh terlihat dalam rangkaian kegiatan PHBI Idul Adha di Kalurahan Sendangadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman. Panitia menghadirkan beragam acara mulai dari senam bersama, donor darah, pameran UMKM warga, pengajian hingga puncaknya festival takbir yang dikemas lebih meriah dan terbuka untuk masyarakat umum. Ketua PHBI Sendangadi, Hartadi, mengatakan konsep kegiatan sengaja dibuat lebih membumi agar masyarakat dari berbagai latar belakang merasa memiliki dan mau terlibat dalam perayaan hari besar Islam. BACA JUGA : Pesan Idul Adha 1447 H : Pemimpin Jangan Abaikan Kebenaran Karena Kekuasaan BACA JUGA : Tampilkan Beragam Aktivitas Komunitas Seni, Perayaan Ulang Tahun Pertama Taman Budaya Embung Giwangan “Selama ini mungkin ada warga yang merasa kegiatan PHBI hanya untuk kalangan tertentu. Sekarang kami ingin semua bisa ikut merasakan. Maka acaranya dibuat lebih umum dan dekat dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya saat ditemui di Lapangan Kalurahan Sendangadi, Jumat (29/5/2026). Salah satu kegiatan yaitu kegiatan donor darah digelar bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia atau PMI untuk menambah manfaat sosial dari perayaan Idul Adha. Sementara pameran UMKM dimaksudkan untuk membantu menggerakkan ekonomi warga setempat. Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Lapangan Kalurahan Sendangadi. Sejak pagi hingga malam, lokasi terlihat ramai dipadati masyarakat. Anak-anak, remaja hingga orang tua tampak ikut aktif dalam berbagai kegiatan yang digelar panitia. Hartadi menilai pendekatan seperti ini mampu membangun suasana kebersamaan yang lebih kuat di tengah masyarakat. Selain bernilai religius, perayaan hari besar Islam juga bisa menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga. BACA JUGA : Tampilkan Beragam Aktivitas Komunitas Seni, Perayaan Ulang Tahun Pertama Taman Budaya Embung Giwangan BACA JUGA : UIN Sunan Kalijaga Tembus Peringkat 7 Dunia Kajian Keagamaan Fenomena PHBI yang mulai membuka diri dengan konsep lebih inklusif dan populer ini dinilai menjadi wajah baru kegiatan keagamaan di masyarakat. Tidak hanya berfokus pada ritual, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata yang dapat dirasakan lebih luas oleh warga.Rambah Kegiatan Populis, PHBI Kini Ingin Banyak Orang Merasakan dan Terlibat
Jumat 29-05-2026,18:24 WIB
Reporter : Dhani Irawan
Editor : Syamsul Falaq
Kategori :
Terkait
Jumat 29-05-2026,18:24 WIB
Rambah Kegiatan Populis, PHBI Kini Ingin Banyak Orang Merasakan dan Terlibat
Minggu 02-11-2025,18:55 WIB
Lewat Turnamen Mini Soccer, NasDem DIY Ajak Anak Muda Hidup Sehat dan Melek Politik
Jumat 03-10-2025,20:25 WIB
PMI Yogyakarta Sebut Kebutuhan Darah Capai 4.500 Kantong per Bulan
Sabtu 20-09-2025,11:07 WIB
Unisa Yogyakarta Gelar Charity Fun Run 2025, 30 Persen Dana Disumbangkan untuk Anak Yatim
Jumat 29-11-2024,14:45 WIB
Informasi Stok dan Lokasi Donor Darah di Wilayah DIY, Hari Ini dan Besok Tanggal 29-30 November 2024
Terpopuler
Kamis 16-07-2026,06:16 WIB
SD Negeri Pingit Jogja Hanya Dapat 11 Murid Baru, Kepala Sekolah: Miris, Tapi Kami Terus Berjuang
Kamis 16-07-2026,06:55 WIB
Nekat Cetak Uang Palsu Pakai Printer, Pria di Sleman Sasar Warung Milik Lansia Demi Uang Kembalian
Kamis 16-07-2026,11:37 WIB
Kelezatan Autentik Selain Sushi, Ini Makanan Khas Jepang Paling Wajib Anda Coba
Kamis 16-07-2026,13:55 WIB
Tak Lekang Oleh Waktu,Berikut Pilihan Kelezatan Kuliner Legendaris Surabaya
Kamis 16-07-2026,13:37 WIB
Berikut Tempat Makan Siang Legendaris Dekat Balai Kota Surabaya Paling Wajib Dicoba
Terkini
Kamis 16-07-2026,20:05 WIB
Festival Layang-Layang Internasional di Kulon Progo Usai Digelar, Memberi Dampak Positif Ekonomi
Kamis 16-07-2026,16:51 WIB
Dari Kokopan Menjadi Klangkapan, Kisah Asal-usul Sendang Bersejarah di Seyegan
Kamis 16-07-2026,16:50 WIB
Menteri Keuangan Belum Terima Surat Tambahan Anggaran IKN Rp2,86 Triliun, Purbaya: Saya Akan Pelajari
Kamis 16-07-2026,16:38 WIB
Jejak Mataram Kuno di Klangkapan, Yoni Diduga Penanda Kawasan Subur
Kamis 16-07-2026,16:37 WIB