Tabrakan Beruntun Empat Motor Terjadi di Jalan Magelang Km 12 Sleman

Selasa 31-03-2026,14:09 WIB
Reporter : Kristiani Tandi Rani
Editor : Syamsul Falaq

SLEMAN, diswayjogja.id - Kecelakaan beruntun yang melibatkan empat sepeda motor terjadi di Jalan Magelang Km 12, tepatnya di depan Alfamart Krapyak, Kalurahan Triharjo, Kapanewon Sleman, Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 05.45 WIB. 

Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan lalu lintas di jalur padat tersebut, terutama pada jam sibuk pagi hari saat arus kendaraan mulai meningkat.

Insiden tersebut melibatkan satu unit Honda Supra, satu Honda Tiger, dan dua unit Honda Beat. 

Keempat kendaraan diketahui melaju dari arah utara menuju selatan sebelum akhirnya terlibat dalam tabrakan beruntun.

Kasi Humas Polresta Sleman, IPTU Argo Anggoro, mengungkapkan bahwa kecelakaan diduga dipicu oleh pergerakan mendadak kendaraan di posisi paling depan. 

Kondisi jarak antar kendaraan yang terlalu dekat membuat pengendara di belakang tidak memiliki cukup waktu untuk bereaksi.

BACA JUGA : OHANA Sleman Hadirkan Kursi Roda Adaptif, Layanan Disabilitas Tak Lagi Disamaratakan

BACA JUGA : Sidang Disiplin Eks Kapolresta Sleman Tuntas, Ini Sanksi dari Polda DIY

“Sepeda motor Honda Supra yang berada di depan diduga bergerak ke kanan. Karena jarak sudah dekat, kendaraan di belakangnya tidak sempat menghindar sehingga terjadi tabrakan,” katanya. 

Benturan pertama terjadi saat sepeda motor Honda Tiger menabrak bagian belakang Honda Supra. 

Situasi kemudian berkembang menjadi kecelakaan beruntun ketika sepeda motor Honda Beat di belakang Tiger berusaha mengurangi kecepatan secara mendadak.

Namun, upaya tersebut tidak cukup untuk menghentikan rangkaian kecelakaan. 

Sepeda motor Honda Beat yang berada di posisi paling belakang tidak sempat melakukan pengereman secara optimal dan akhirnya menabrak kendaraan di depannya.

“Tabrakan terjadi secara berantai. Honda Tiger menabrak Supra, Beat di belakangnya mengerem, tapi Beat paling belakang tidak bisa menghindar sehingga semuanya terlibat,” jelasnya.

BACA JUGA : Mahfud MD soal Kapolresta Sleman Dinonaktifkan, Bisa Promosi atau Sanksi

Kategori :