Di sisi lain, Darmadi menyebut perekonomian DIY menunjukkan kinerja yang positif. Pada triwulan IV 2025, ekonomi DIY tumbuh sebesar 5,49 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional sebesar 5,04 persen.
BACA JUGA : Stok Bahan Pokok di Kota Yogyakarta Surplus Jelang Idulfitri, Beras hingga Telur Dipastikan Aman
BACA JUGA : Tekan Inflasi Jelang Idulfitri, 48 Ton Bahan Pokok Disubsidi Lewat Pasar Murah
“Pada masa Lebaran ini daya beli masyarakat semoga tetap terjaga meski terdapat tantangan inflasi,” terangnya.
Pertumbuhan ekonomi tersebut ditopang sektor konstruksi, informasi dan komunikasi, serta akomodasi makan dan minum.
Namun demikian, BI DIY tetap mewaspadai tekanan inflasi yang pada Februari 2026 tercatat sebesar 4,91 persen (yoy). Kenaikan ini dipengaruhi harga emas global serta komoditas pangan seperti bawang merah, cabai rawit, telur, dan daging ayam.