BACA JUGA : Merapi Luncurkan Awan Panas hingga 1,5 Km, BPPTKG Peringatkan Potensi Lahar Saat Hujan
Volume Kubah Berkurang
Hasil survei drone pada 20 Februari 2026 menunjukkan volume Kubah Barat Daya berkurang sekitar 127.700 meter kubik menjadi 4.044.000 meter kubik. Sementara Kubah Tengah tetap sebesar 2.368.800 meter kubik.
Analisis foto termal juga mencatat penurunan suhu pada kedua kubah. Suhu Kubah Barat Daya turun 24,4 derajat Celcius menjadi 218,6 derajat Celcius, sedangkan Kubah Tengah turun 61,7 derajat Celcius menjadi 147,8 derajat Celcius.
Adapun hasil pemantauan deformasi menggunakan EDM dan GPS tidak menunjukkan perubahan signifikan.
Imbauan Mitigasi untuk 4 Kabupaten
BPPTKG meminta Pemerintah Kabupaten Sleman, Magelang, Boyolali, dan Klaten meningkatkan upaya mitigasi, termasuk peningkatan kapasitas masyarakat dan kesiapan sarana evakuasi.
“Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya,” tegas Agus.
BACA JUGA : Merapi Kembali Luncurkan APG ke Kali Krasak, Sungai Berhulu Merapi Berpotensi Lahar Hujan
BACA JUGA : Awan Panas Guguran Gunung Merapi Terjadi Dini Hari, Luncur ke Kali Boyong
Warga juga diminta mewaspadai potensi lahar dan awan panas guguran terutama saat terjadi hujan, serta mengantisipasi dampak abu vulkanik.
BPPTKG menegaskan apabila terjadi perubahan aktivitas signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.