BACA JUGA : Terbanyak Sepanjang Sejarah, UNY Wisuda 5.320 Mahasiswa
Keterlibatan itu ia maknai sebagai bagian dari tanggung jawab moral generasi muda untuk berkontribusi bagi masyarakat.
Perjalanannya menunjukkan bahwa prestasi dibangun dari konsistensi dan keberanian melangkah.
Dari ruang kelas olahraga ke arena debat, dari pekerjaan paruh waktu hingga ruang seleksi beasiswa nasional, ia membuktikan bahwa latar belakang bukan batas.
Ke depan, ia ingin terus mengembangkan kapasitas diri, baik sebagai calon pelatih olahraga maupun sebagai pemuda yang peduli isu sosial.
Ia berharap kisahnya dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain yang memiliki keterbatasan serupa.
“Kalau kita punya semangat dan mau berusaha, selalu ada jalan. Jangan takut mencoba hal baru, meski itu di luar jurusan kita,” tuturnya.
BACA JUGA : Mahasiswi UNY Hadirkan Inovasi Covatab, Tablet Pasta Gigi Ramah Lingkungan dari Arang dan Sekam Padi
BACA JUGA : 12.306 Mahasiswa Baru UNY Ikuti Pembukaan PKKMB 2025, Prodi Kedokteran Paling Ketat Persaingan
Baginya, Beasiswa Djarum bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus bertumbuh dan memberi dampak.