SLEMAN, diswayjogja.id - Prestasi tak selalu lahir dari jalur yang linier. Hal itu tercermin dari perjalanan Aldi Herdiansyah, mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan dan Keolahragaan (FIKK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang berhasil meraih Beasiswa Djarum 2026.
Capaian ini terasa istimewa karena mahasiswa FIKK terbilang jarang menembus program beasiswa prestasi bergengsi tersebut.
Ia merupakan satu dari sembilan mahasiswa UNY yang lolos seleksi Beasiswa Djarum tahun ini.
Berbeda dari stereotip mahasiswa olahraga yang identik dengan kompetisi fisik, ia justru banyak menorehkan prestasi di bidang debat.
Ia aktif mengikuti lomba debat di tingkat kampus hingga nasional, membangun rekam jejak yang akhirnya mengantarkannya ke panggung beasiswa prestasi.
Mahasiswa program studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga itu menilai, dunia perkuliahan memberikan ruang luas untuk bertumbuh, asalkan mahasiswa berani keluar dari zona nyaman.
BACA JUGA : Ratusan Wisudawan UNY Raih Cumlaude, 29 Lulusan Sabet Summa Cumlaude
BACA JUGA : Hakim PN Sleman Ultimatum JPU, Tuntutan Mahasiswa UNY Wajib Dibacakan 10 Februari
“Menjadi mahasiswa itu privilege. Tidak semua orang punya kesempatan kuliah, jadi kesempatan itu harus dimaksimalkan dengan mencoba banyak hal,” katanya, Rabu (11/2/2026).
Keaktifannya tak berhenti di ruang lomba. Ia juga terpilih sebagai peserta Parlemen Remaja dan menjadi satu-satunya perwakilan dari Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dalam forum tersebut, ia duduk bersama anggota DPR serta sejumlah pemangku kebijakan untuk menyampaikan aspirasi generasi muda.
Pengalaman itu memperluas perspektifnya tentang kepemimpinan, kebijakan publik, dan pentingnya suara anak muda dalam proses demokrasi.
Ia belajar bahwa kontribusi tidak dibatasi oleh latar belakang program studi.
Di balik berbagai pencapaian itu, perjalanan Aldi tidaklah mudah.
BACA JUGA : Belajar Musik Tanpa Telinga, UNY Kembangkan Metode Inklusif untuk Anak Tunarungu